Pilwali Makassar 2018

Panwaslu Segel Jendela dan Pintu Masuk Ruang Pleno KPU Makassar, Ini Alasannya

Semua jendela dan pintu masuk ruangan juga dipasangi stiker pengaman oleh pengawas pemilu.

Panwaslu Segel Jendela dan Pintu Masuk Ruang Pleno KPU Makassar, Ini Alasannya - pleno-kpu-makassar-2_20180706_014547.jpg
dok.tribun
Panwaslu Sulsel memasang segel di jendela ruang Hotel Maxone, Jl Makam Pahlawan, Makassar, tempat sidang pleno KPU Makassar, Jumat (6/7/2018) dini hari.
Panwaslu Segel Jendela dan Pintu Masuk Ruang Pleno KPU Makassar, Ini Alasannya - pleno-kpu-makassar-3_20180706_014615.jpg
dok.tribun
Proses pemasangan segel oleh Panwaslu Sulsel di jendela ruang Hotel Maxone, Jl Makam Pahlawan, Makassar, tempat sidang pleno KPU Makassar, Jumat (6/7/2018) dini hari.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sidang Pleno KPU Makassar untuk menetapkan hasil pemilihan wali kota (pilwali) dilanjutkan mulai pukul 09.00 wita, Jumat (6/7/2018) pagi. Ketua KPU Makassar M Syarief Amir menskorsing sidang pada pukul 00.50 wita, Jumat dini hari.

Sebelum menskorsing sidang, komisioner KPU Makassar, Abdullah Mansyur, menegaskan, sidang dihentikan sementara bukan karena ada keributan dan karena ada protes dari saksi. Sidang diskorsing karena batas waktu penggunaan ruang Hotel Maxone, Makassar, sudah berakhir.

Pihak hotel hanya memberi waktu 11 jam ke KPU Makassar untuk menggunakan salah satu ruangan di hotel di Jl Taman Makam Pahlawan itu.

Baca: Ini Alasan Rahman Pina Protes Pleno KPU Makassar

"Batas waktu kami hanya jam 11 oleh pihak hotel tapi karena semagat rapat pleno tadi, makanya kita lanjut. Sebentar pagi kita lanjut jam 09.00 wita,” ujar Abdullah.

Setelah sidang diskorsing, Panwaslu Makassar menyegel semua celah di ruangan hotel tersebut. Semua kotak suara juga disegel.

Semua jendela dan pintu masuk ruangan juga dipasangi stiker pengaman oleh pengawas pemilu.

"Pemasangan segel dari panwaslu bukan karena tak percaya di forum ini. Kami hanya ingin memastikan kotak suara itu aman," tegas Komisioner Panwaslu Makassar Nur Mutmainna.

Pemasangan segel itu juga disaksikan tiga saksi pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Deiw (Appi-Cicu), legislator Golkar Rahman Pina, legislator PPP Busranuddin Baso Tika, Idham, dan Habibi.(*)

BACA SELENGKAPNYA DI TRIBUN TIMUR CETAK EDISI JUMAT, 6 JULI 2018

Penulis: Abdul Azis
Editor: AS Kambie
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help