Pilkada Serentak 2018

Komunitas Masyarakat dan OKP Deklarasi Damai Pilkada Serentak 2018

Deklarasi Damai bertajuk," Seluruh Komponen Masyarakat Menjelang Pleno Dalam Pilkada Serentak 2018."

Komunitas Masyarakat dan OKP Deklarasi Damai Pilkada Serentak 2018
handover
Komunitas masyarakat dan Organisasi Kepemudaan Masyarakat (OKP) menggelar Deklarasi Damai di Warunk Publik, Jl RS Faisal, Makassar, Sulsel, Jumat (6/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Komunitas masyarakat dan Organisasi Kepemudaan Masyarakat (OKP) menggelar Deklarasi Damai di Warunk Publik, Jl RS Faisal, Makassar, Sulsel, Jumat (6/7/2018).

Deklarasi Damai bertajuk," Seluruh Komponen Masyarakat Menjelang Pleno Dalam Pilkada Serentak 2018."

Terlihat hadir Dosen Unismuh Makassar Dr Arqam Azikin MSi dan Luhur Prianto.

Selain itu, ada juga Ketua Poros Pemuda Indonesia (PPI) Sulsel Taqwa Bahar, Sekretaris PPI Sulsel Andi Aswadi.

Dr Abdul Wahid MA, Tokoh Agama Islam, menganggap demokrasi itu bukan tujuan, tapi dia adalah jembatan atau jalan, untuk mencapai tujuan.

"Maka perbedaan persepsi terkait makna dan berbeda pilihan tapi itu tidak merusak NKRI. Konsep bernegara, tujuan eksis NKRI untuk mewujudkan masyarakat yang berkeadilan sosial," katanya.

Sementara itu, Dr Arqam Azikin MSi mengatakan rilis lembaga survei mengundang berbagai konflik.

"Sebaiknya ke depan kita pikirkan lagi, apakah perlu ada rilis lembaga survei," katanya.

Ia pun berharap calon kepala daerah tidak memprovokasi massa masing-masing. (*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help