Tangan Gubernur Aceh Irwandi Akan Dipotong Usai Jadi Tersangka Korupsi?

Lalu bagaimana dengan korupsi yang dianggap sama bahkan lebih parah dari mencuri. Apakah akan ada hukuman potong tangan?

Tangan Gubernur Aceh Irwandi Akan Dipotong Usai Jadi Tersangka Korupsi?
Gubernur Aceh Irwandi 

TRIBUN-TIMUR.COM - Diketahui, masyarakat Aceh menerapkan hukum Islam di wilayahnya.
Sejumlah aturan sesuai syariat Islam membuat sejumlah ritual hukuman sering menarik perhatian masyarakat luar.

Misal saat ada pasangan tak halal yang kedapatan mesum bahkan duduk berdua di tempat yang tak seharusnya, akan mendapatkan hukuman cambuk. Dianggap berzina.

Lalu bagaimana dengan korupsi yang dianggap sama bahkan lebih parah dari mencuri.
Apakah akan ada hukuman potong tangan?

Seperti diketahui, Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf diciduk anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 3 Julia 2018 malam.

Dikutip dari media online, akademisi dari Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala, Saifuddin Bantasyam mengutarakan Perda Syariat Islam Aceh tidak menyentuh ranah penangann kasus tindak korupsi.

Kata dia, memang pernah ada penyajuan sejumlah pihak untuk menyusun Perda khusus Korupsi, namun tidak dibuat hingga kini.

Jadilah kasus tindak pidana korupsi di Aceh, proses hukum sepenuhnya mengacu pada Undang-Undang Antikorupsi yang berlaku nasional.

Artinya tidak ada hukum potong tangan untuk kasus Gubernur Aceh. (TribunTimur/RasniGani)

5 Fakta KPK Tangkap Tangan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, No 3 Kronologi Lengkap Kasus OTT

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dalam masalah besar!

Halaman
1234
Editor: Rasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved