Resmi Ditahan Polda Sulsel, Maqbul Halim Terancam Hukuman Enam Tahun

"Tersangka ini dikenai Undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang ITE, kini dia (Maqbul) sudah resmi kami tahan di Rutan Polda," kata Kombes Pol Dicky.

Resmi Ditahan Polda Sulsel, Maqbul Halim Terancam Hukuman Enam Tahun
HANDOVER
Maqbul Halim

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Polda Sulsel resmi menahan tersangka Hatespeech, Maqbul Halim (42) di Rutan Mapolda, Makassar, Kamis (5/7/2018).

Maqbul Halim, mantan Jubir Walikota Makasaar diskualifikasi periode 2018, Danny Pomanto ditahan karena diduga melakukan tindak pidana Hatespeech.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, tersangka Maqbul resmi ditahan dan terancam dengan hukum penjara enam tahun.

"Tersangka ini dikenai Undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang ITE, kini dia (Maqbul) sudah resmi kami tahan di Rutan Polda," kata Kombes Pol Dicky.

Selain dia diancam hukuman penjara enam tahun karena diduga melakukan ujaran kebencian di Medsos, Maqbul juga didenda sebanyak satu Milyar.

Menurut penyidik, Maqbul diduga kuat melakukan ujaran kebencian bernuansa Sara, penghinaan dan atau pencemaran nama baik pada media sosial (Mesos).

Kata Kombes Dicky, tersangka Maqbul Halim ditahan setelah penyidik Subdit II Ditreskrimsus Polda mengeluarkan surat perintah penahanan kepada tersangka.

Selain resmi ditahan di Rutan Polda, di gedung Ditreskrimum. Tim penyidik juga menyita satu unit handphone Samsung J5 Prime warna hitam, milik Maqbul.

"Berdasar alat bukti yang dikumpulkan, tersangka memiliki alat bukti yang kuat melakukan dugaan pidana, dia ditahan dulu 20 hari di Polda," ungkap Dicky.

Sebelum ditahan, sehari sebelumnya Maqbul Halim diperiksa oleh tim Subdit II Ditreskrimsus selama tujuh jam, dan ia juga harus jawab 29 pertanyaan.(*)

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved