Pilgub Sulsel 2018

Raih Suara Siginfikan di Basis NH-Aziz, Mau Tahu Strategi Tim Prof Andalan Enrekang?

Kesuksesan mencuri suara signifikan di wilayah basis lawan adalah kerja keras tim.

Raih Suara Siginfikan di Basis NH-Aziz, Mau Tahu Strategi Tim Prof Andalan Enrekang?
m azis albar/tribunenrekang.com
Tim Setgab Prof Andalan Kabupaten Enrekang 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Enrekang telah selesai melakukan rekapitulasi suara untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Rabu (4/7/2018).

Dalam hasil rekapitulasi suara tersebut, Paslon nomor urut tiga Prof Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) berhasil meraup suara yang signifikan 32,6 % atau 37.629 suara.

Mereka hanya kalah tipis dari Paslon nomor urut satu Nurdin Halid-Aziz Qahar Mudzakkar (NH-Aziz) yang meraih 36,5 % suara atau 42.176 suara dari 115.543 total jumlah pemilih yang menggunakan hak pilihnya di Enrekang.

Padahal, Kabupaten Enrekang merupakan basis suara tradisional dari Aziz Qahar Mudzakkar. Bahkan, Prof Andalan sukses unggul di empat kecamatan yakni Enrekang, Cendana, Malua, dan Angeraja.

Baca: Hasil Rekap Suara KPU, Prof Andalan Menang Banyak di Maros

Baca: Prof Andalan Gubernur Baru, Peta Pileg Berubah di Sulsel

Menurut Ketua Setgab Tim Prof Andalan Enrekang, Paundanan Embong Bulan, kesuksesan mencuri suara signifikan di wilayah basis lawan adalah kerja keras tim.

Selain itu, pihaknya menggunakan strategi dan pendekatan khusus untuk mendulang suara.

"Strateginya begini, kita memanfaatkan situasi Pilkada bupati yang kian memanas antara kotak kosong dengan MB-AS. Kami membangun komunikasi ke dua tim, menghindari konflik kepentingan dengan kedua belah pihak," kata Paundanan kepada TribunEnrekang.com, Kamis (5/7/2018).

Ia menjelaskan, dengan pendekatan seperti itu pihaknya berhasil mengambil hal positif di kedua tim yang memanas tersebut.

Dengan melakukan pemetaan basis kekuatan kedua tim. Basis kekuatan MB-Asman ada di dapil 2 dan dapil 3, semementara kotak kosong kuat, di dapil 1.

"Dari situ kami menarik benang merahnya dan terapkan strategi, hingga mendapatkan hasil perolehan suara Prof Andalan di Kabupaten Enrekang yang signifikan," ujarnya.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help