Pilgub Sulsel 2018

DA1 Hilang, PPK Bontoala Baca Salinan dari Panwaslu

Karena DA1 tersebut tidak bisa ditemukan, saksi empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel sepakat agar salinan

DA1 Hilang, PPK Bontoala Baca Salinan dari Panwaslu
abdul azis/tribun-timur.com
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar melanjutkan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel di Hotel Maxone, Kamis (5/7/2018) malam, sekitar pukul 19.30 wita. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar melanjutkan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel di Hotel Maxone, Kamis (5/7/2018) malam, sekitar pukul 19.30 wita.

Saat hendak dilakukan rekapitulasi penghitungan suara Pilgub Sulsel 2018 untuk dua kecamatan di Makassar, Bontoala dan Tamalate, PPK Bontoala dibantu Komisioner KPU Makassar, dan disaksikan panwas serta saksi-saksi paslon juga belum dapat menemukan berkas DA1 itu.

Karena DA1 tersebut tidak bisa ditemukan, saksi empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel sepakat agar salinan yang diperoleh Panwaslu Makassar yang dibacakan.

Salinan DA1 dari Panwaslu Makassar dibacakan setelah lima komisioner KPU Makassar, saksi empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel, panwaslu, dan petugas pengamanan mencari kunci kotak suara Pilgub Sulsel dari Kecamatan Bontoala.

"Silahkan dibacakan itu salinan, kalau kami dari saksi NH-Aziz siap saja," kata Saksi NH-Aziz, Usman Sofyan yang disetujuih oleh seluruh saksi lain.

Penulis: Abdul Azis
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help