BREAKING NEWS

BREAKING NEWS: Panwas Sinjai Rekomendasi KPU Bersalah

Panwas menganggap KPU Sinjai melanggar administrasi berupa tata cara dan prosedural dalam pasal 138

BREAKING NEWS: Panwas Sinjai Rekomendasi KPU Bersalah
HANDOVER
Panwaslu Sinjai merekomendasikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sinjai dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI tentang sengketa KPU Sinjai tak mengumumkan diskualifikasi kandidat bupati dan wakil bupati Sinjai, Sabirin Yahya-Mahyanto kepada Pemilih.

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sinjai merekomendasikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sinjai dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI tentang sengketa KPU Sinjai tak mengumumkan diskualifikasi kandidat bupati dan wakil bupati Sinjai, Sabirin Yahya-Mahyanto kepada Pemilih.

Melalui surat Panwas pemberitahuan Panwas Sinjai tertanggal 5 Juli 2018, Panwas meneruskan laporan nomor 010/LP/PB/Kab/27.16/VI/2018/ tertanggal 29 Juni 2018.

Panwas menganggap KPU Sinjai melanggar administrasi berupa tata cara dan prosedural dalam pasal 138 undang-undang No 10 Tahun 2018 dan Pasal 33 PKPU No 8 Tahun 2018 sehingga KPU harus melaksanakan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu, Panwas juga menganggap KPU Sinjai melanggar perundang-undangan pasal 134 undang-undang No 10 Tahun 2018 dan peraturan DKPP no 2 tahun 2017.

Sehingga, Panwas meneruskan laporan atas nama Muh Sabir ini ke DKPP.

Pasal 33 PKPU No 8 Tahun 2018

(1) Dalam hal setelah 30 (tiga puluh) hari sebelum pemungutan suara sampai dengan hari pemungutan
suara, terdapat Pasangan Calon yang berhalangan tetap:

a. KPU Provinsi/KIP Aceh dan KPU/KIP
Kabupaten/Kota wajib mengumumkan kepada masyarakat; dan

b. ketua KPPS mengumumkan melalui papan pengumuman di TPS dan/atau secara lisan menyampaikan kepada Pemilih pada saat Pemungutan Suara.

(2) Apabila Pasangan Calon yang berhalangan tetap atau dibatalkan sebagai Pasangan Calon sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) memperoleh suara, perolehan suara dimaksud dinyatakan tidak sah.(*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved