NH Tumbang di Pilgub Sulsel, 4 Bupati Ini Diinvestigasi

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel ini, menjelaskan, banyak indikator digunakan dalam investigasi.

NH Tumbang di Pilgub Sulsel, 4 Bupati Ini Diinvestigasi
hery/tribunpinrang.com
Abdillah Natsir.

Laporan Wartawan Tribun Timur Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sekretaris tim investigasi atas kekalahan usungan partai Golkar pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018, Abdillah Natsir, menyatakan tim investigasi sudah bergerak sejak Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Nurdin Halid memberikan intruksi.

"Tim investigasi sementara jalan. Sekarang kita sedang menyusun (standar operasional prosedur) SOP sembari melengkapi tugas-tugas yang ada," tegas Abdillah, Rabu (4/7/2018).

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel ini, menjelaskan, banyak indikator digunakan dalam investigasi. Di antaranya, sejauh mana pengaruh Golkar dalam upaya memenangkan pasangan calon dari partai Golkar.

Kemudian, kata Abdillah, sejauhmana kader-kader partai Golkar, khususnya ketua-ketua DPD kabupaten dan kota bekerja memperjuangkan kemenangan pasangan Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar.

"Termasuk sejauhmana ketua-ketua DPD menggerakkan organisasi dan partainya dalam mendukung upaya pemenangan usungan Golkar dan Pak Nurdin Halid (NH-Aziz) selaku Ketua Golkar Sulsel. Ini yang kita cari tahu," jelasnya.

Ada beberapa kepala daerah menjadi pimpinan Golkar di daerahnya. Tapi usungan partai Golkar tumbang, seperti Kabupaten Soppeng, Jeneponto, Wajo, dan Pangkep.

"Ini yang kita cari tahu. mestinya kan tidak serendah itu. Inilah yang kita mau investihasi, kita bekerja kepartaian," ujar Abdillah.

Meski begitu, Abdillah mengaku belum ada ketua-ketua DPD II Partai Golkar di kabupaten yang mendapat sanksi pemecatan. baik Soppeng, Jeneponto, Pangkep maupun Wajo.

"Semua kita investigasi. Intinya ada sanksi, tetapi bukan berarti pemecatan. Sanksi itu ada tingkatannya. Hasilnya akan kita sampaikan ke DPD," kata Abdillah.

"Harapannya selesai satu bulan. Kita lihat situasinya kan. Apalagi kita juga sibuk dalam proses pencalegkan," jelas Abdillah.

Penulis: Abdul Azis
Editor: Mahyuddin
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help