Begini Cara Mensetting Grup WhatsApp Agar Tak 'Berisik'

Obrolan grup WhatsApp yang kerap melebar, kini mulai bisa dikontrol. Pasalnya, admin grup WhatsApp sudah bisa membatasi percakapan

Begini Cara Mensetting Grup WhatsApp Agar Tak 'Berisik'
WhatsApp 

TRIBUN-TIMUR.COM -  Obrolan grup WhatsApp yang kerap melebar, kini mulai bisa dikontrol. Pasalnya, admin grup WhatsApp sudah bisa membatasi percakapan yang menjejali jendela obrolan melalui fitur anyar WhatsApp.

Caranya adalah melalui opsi baru bernama "Only Admins" di dalam menu "Send Message" di setting aplikasi.

Dengan mengaktifkan opsi ini, hanya anggota yang terdaftar sebagai administrator saja yang bisa mengirim pesan ke sebuah grup.

Kehadiran fitur baru untuk "membungkam" celotehan para anggota grup tersebut diharapkan bisa memuluskan penggunaan grup untuk keperluan tertentu, misalnya memberikan pengumuman penting yang bersifat satu arah.

Karena hanya admin yang dibolehkan menulis pesan, pengumuman pun tak tenggelam di balik obrolan para anggota.

WA
WA ()

"Salah satu skenario penggunaan grup adalah untuk menerima informasi penting, termasuk bagi para orang tua dan guru di sekolah, pusat komunitas, dan organisasi non-profit. Kami memperkenalkan setting baru untuk memudahkan para admin dalam kasus seperti itu," tulis WhatsApp dalam sebuah posting blog berisi pengumuman.

Cara membungkam anggota grup WhatsApp Pembaruan terkait obrolan grup ini telah tersedia di WhatsApp iOS versi 2.18.70 dan Android versi 2.18.201.

Untuk melakukan penyetelan, admin grup bisa membuka "Group Info" (info grup) lalu pilih "Group Setting" dan pilih opsi "Send Message". Admin bisa memilih antara dua opsi yang tersedia yakni "All Participant" (semua anggota grup) atau "Only Admins" (hanya admin).

Jika opsi "hanya admin" yang dipilih, maka akan muncul notifikasi yang menyatakan bahwa admin telah mengganti setelan grup sehingga hanya mengizinkan admin untuk mengirim pesan. (*)

6 tips gunakan WA agar aman

WhatsApp menjadi salah satu aplikasi pesan instan yang populer dunia. Pada kuartal ke-IV 2017 lalu, induk WhatsApp, Facebook mengklaim jika WhatsApp memiliki 1,5 miliar pengguna aktif secara global.

Namun, apakah keamanan berkomunikasi dengan WhatsApp bisa dipercaya, mengingat Facebook mengalami skandal penyalahgunaan data pengguna awal tahun lalu. WhatsApp mengklaim jika privasi dan keamanan perpesanan, menjadi prioritas platform tersebut.

Halaman
1234
Editor: Ilham Arsyam
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help