PSM Makassar

PSM Makassar Terusir di Laga Kandang Pekan ke-16

Pada laga kontra Bhayangkara yang juga merupakan laga kandang terakhir PSM di putaran pertama akan berlangsung pada malam hari.

PSM Makassar Terusir di Laga Kandang Pekan ke-16
HANDOVER
PSM Makassar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Secara mengejutkan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku Operator Liga 1 Indonesia 2018 meminta PSM Makassar tak bermain di Stadion Matoangin pada pekan ke-16 mendatang.

Laga yang akan mempertemukan PSM kontra Bhayangkara FC harus dimainkan di luar Matoangin meskipun PSM berstatus sebagai tuan rumah.

Pemberitahuan tersebut dikirimkan PT LIB melalui surat yang diterima Manajemen, Senin (2/7). Alasan utama PSM tak boleh menggunakan Matoangin lantaran pencahayaan Stadion yang dibangun sejak tahun 1950-an itu tak memenuhi standar yang ditetapkan.

Meskipun manajemen PSM telah melakukan penambahan daya. Tapi dalam verifikasi akhir, penambahan-penambahan yang dilakukan dianggap belum berkesesuaian, pilihannya pun harus mencari stadion lain.

Baca: PT LIB Minta PSM Pindah Homebase Khusus Laga Live Malam

Pada laga kontra Bhayangkara yang juga merupakan laga kandang terakhir PSM di putaran pertama akan berlangsung pada malam hari.

Hal ini kemudian menurut Sekretaris PSM Makassar, Widya Syadzwina, menjadi alasan utama sehigga PT LIB merekomendasikan untuk mencari stadion alternatif.

"Surat telah kami terima dari PT LIB dan sudah diputuskan kontra Bhayangkara akan berlangsung di luar Matoangin karena jadwal laga tersebut berlangsung malam hari," terang Wina sapaan Widya Syadzwina, Selasa (3/7).

"Sembari manajemen juga terus berupaya memenuhi standar lampu yang dipersyaratkan. Karena kami masih punya waktu hingga H-8 pertandingan kontra Bhayangkara FC. Selama ini manajemen juga terus berupaya dan berkomitmen untuk memenuhi standar itu," tambah Wina.

Adapun stadion alternatif yang akan digunakan masih dalam pembahasan. beberapa opsi yang dipilih yakni seperti Stadion Batakan, Balikpapan dan Stadion I Wayan Dipta, Bali.

Baca: Hadapi Persija, PSM Makassar Tak Diperkuat Wiljan dan Hasim Kipuw

Terpisah, Pelatih PSM Robert Alberts, condong memilih Stadion Kapten I Wayan Dipta, sebagai homebase alternatif menjamu Bhayangkara FC. Alasannya, agar tim tidak kemana-mana lagi setelah laga melawan Bali United.

"Karena sebelum melawan Bhayangkara FC, kami bertanding di Bali. Jadi stadion itu cocok untuk kami pilih menjamu Bhayangkara FC," timpal Robert.

Terkait dengan keputusan PT LIB yang meminta PSM bermain di luar Matoangin kontra Bhayangkara pun menuai reaksi dari kelompok suporter PSM.

Panglima Laskar Ayam Jantan (LAJ), Dg Uki, menganggap jika perlakukan PT LIB maupun PSSI melukai pecinta sepakbola Makassar.

"Manajemen sudah berusaha dan kita tahu bersama ada perubahan signifikan di pencahayaan, bahkan Matoangin sekarang jauh lebih terang dibanding stadion lainnya yang tetap diloloskan, ini kami seperti dianak tirikan," geram Uki.(ian)

Penulis: Alfian
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved