Liga 1 2018

Jelang Laga Lawan Persija, Ini Kelebihan PSM Menurut Syamsuddin Umar

Tidak hanya fokus pada sosok striker sehingga punya banyak variasi serangan.

Jelang Laga Lawan Persija, Ini Kelebihan PSM Menurut Syamsuddin Umar
Manatan Pelatih PSM Makassar, Syamsuddin Umar memperlihatkan buku biografinya berjudul "Bola Itu Bundar" disela acara bedah buku yang berlangsung di Hotel Grand Imawan, Senin (30/4/2018). Buku ini memuat kisah hidup Syamsuddin Umar sebagai seorang mantan pemain dan pelatih. Pengalaman hidupnya di belantika sepak bola tanah air. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ilham Mulyawan

TRIBUN TIMUR.COM MAKASSAR - PSM terus bersiap untuk menghadapi duel kontra Persija Jakarta dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2018. Pertandingan tersebut akan dilangsungkan di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (6/7/2018).

Waktu sepekan yang tersisa benar-benar dimanfaatkan skuad Laskar Pinisi untuk mematangkan persiapan, baik dari segi fisik untuk peningkatan stamina maupun taktikal.

Para pemain digeber dengan materi latihan yang sudah disusun oleh tim pelatih yang dikomandoi Robert Rene Alberts. Tak jarang pula sesi game diadakan guna memantau strategi cocok untuk laga tersebut.

Termasuk penyelesaian akhir menjadi titik berat yang secara intens dilatih. Banyak pihak menilai bahwa PSM masih lemah dengan situasi tersebut karena sering kali mereka membuang peluang emas untuk mencetak gol.

Namun mantan pelatih PSM, Syamsuddin Umar berpendapat sebaliknya. Menurut Syam, tim ini punya konsistensi cukup bagus dari sisi gol. 

Baca: Starter PSM untuk Hadapi Persija Terbentuk, Ini Kata Robert

Baca: Live Streaming Indosiar Persija Jakarta Vs Persib Bandung, Sempat Tegang dan Tak Ada Jabat Tangan

Total gol diciptakan hingga pekan ke-13 adalah 19 gol, dimana 14 gol diciptakan di laga kandang dan sisanya, 4 gol ketika laga tandang plus satu own goal atau gol bunuh diri pemain Perseru, Donny Monim yang membuat PSM mengalahkan Perseru 0-1 di pekan ke-2 lalu.

“Yang menariknya adalah pencetak gol ini cukup merata di semua lini. Tidak hanya fokus pada sosok striker sehingga punya banyak variasi serangan. Coba lihat Rizky Pellu dan Marc Klok termasuk top skor di PSM saat ini, bahkan stopper Abdul Rahman sudah buat dua gol,“ tuturnya.

“Sehingga ini membuktikan kalau setiap pemain di tim ini punya kemampuan dan insting gol bagus dan inilah sisi positif bagi PSM, apalagi melawan Persija yang notabene dihuni pemain-pemain bagus," lanjutnya.

Menurutnya, di era sepakbola modern sekarang ketika tim membangun serangan, tak hanya menjadi tugas dari gelandang dan pemain sayap saja.

“Bahkan stopper pun bisa, contoh saja Hamka Hamzah yang bisa bangun serangan dari bawah. Abdul Rahman dan Steven Paulle pun saya lihat sering melakukan itu,” tambahnya.(*)

Penulis: Ilham Mulyawan
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help