Bupati Aras Tammauni Buka P3GTM di Lapangan Tobadak Mamuju Tengah

Acara yang dilaksaakan lima tahun sekali ini dalam rangka memperkokoh solidaritas dan membangun kerukunan umat beragama.

Bupati Aras Tammauni Buka P3GTM di Lapangan Tobadak Mamuju Tengah
nurhadi/tribunsulbar.com
Bupati Mamuju Tengah, H Aras Tammauni membuka P3GTM di Lapangan Tobadak, Mamuju Tengah, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (2/7/2018).

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, TOBADAK - Pemuda kristiani di Sulawesi Barat (Sulbar), khususnya bagi jemaat Gereja-Toraja melaksanakan Pekan Persekutuan Pemuda Gereja Toraja Mamasa (P3GTM) di Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulbar, Senin (2/7/2018).

Acara yang dilaksaakan lima tahun sekali ini dalam rangka memperkokoh solidaritas dan membangun kerukunan umat beragama.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Mamuju Tengah, H Aras Tammauni dan dihadiri sejumlah pejabat Muspida di Sulbar.

Di  antaranya, Wakapolda Sulbar Kombes Pol Endi Sutendi, asisten I Gubernur Sulbar, Ketua DPRD Sulbar Fitri Amalia Arah, Kabinda Susetyo, Kakanwil Kemenag Sulbar H Muhdin, Wakil Bupati Mamuju Tengah Amin Jasa, dan Wakapolres Mamuju Kompol Sulkarnain.

Aras Tammauni dalam sambutannya menegaskan, perbedaan adalah sebuah rahmat dan karunia dari Tuhan Yang Maha Esa yang harus dijaga dan pelihara bersama.

Baca: Begini Kemeriahan Pembukaan P3GTM di Mamuju Tengah

Baca: Nico-Kalatiku Hadiri Perayaan HUT ke-103 Gereja Toraja

"Kabupaten Mamuju Tengah didirikan dan dibangun di atas keberagaman dari berbagai suku, agama dan budaya sehingga Kabupaten Mamuju Tengah sering juga di sebut sebagai miniatur Indonesia. Untuk itu saya mengajak kepada kita sekalian untuk senantiasa menjaga dan memelihara nilai-nilai keberagaman yang telah kita letakan bersama," tuturnya.

Menurutnya, kegiatan ini sebagai bentuk dan wujud komitmen pemerintah yang menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman dan toleransi antara umat beragama, dengan memberikan ruang yang sama kepada seluruh pemeluk agama yang ada di Kabupaten Mamuju Tengah untuk beribadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing.

"Terkait dengan kondisi dan stabilitas keamanan di Kabupaten Mamuju Tengah, meskipun kita hidup dari berbagai latar belakang suku, agama, dan budaya, tetapi Alhamdulillah cukup baik dan kondusif," katanya.

"Tentu hal ini dapat dicapai berkat adanya kerjasama yang baik, koordinasi dan antisipasi yang baik dari seluruh aparat, baik jajaran kepolisian maupun jajaran TNI serta dukungan dari tokoh agama dan tokoh masyarakat," lanjutnya.

Sementara Kabid Humas Polda Sulbar, AKBP H Mashura yang turut berkoordinasi memantau pengamanan mengatakan, acara ini merupakan hajatan besar bagi umat kristiani dalam rangka memperkuat hubungan persaudaraan, khususnya bagi jemaat Gereja Toraja-Mamasa.

"Kegiatan ini sudah lama mereka rencanakan dengan berkoordinasi dengan TNI-Polri, namun karena berbagai pertimbangan baru bisa terlaksana," ungkapnya.

P3GTM dihadiri sebanyak 63 klasis dengan jumlah total perserta sebanyak 17 ribu jemaat dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan ini dimeriahkan pawai 63 klasis P3GTM dan berbagai macam lomba seperti olahraga, seni budaya dan keagamaan.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved