Penyidik Mabes Polri Bakal ke Makassar Periksa Ulang Saksi Kasus Fee 30 Persen

Kombes Dicky mengatakan, kunjungan tim Bareskrim Mabes Polri ke Makassar untuk pemeriksaan lanjutan terhadap para saksi-saksi

Penyidik Mabes Polri Bakal ke Makassar Periksa Ulang Saksi Kasus Fee 30 Persen
sanovra/tribuntimur.com
Begini gaya Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto usai menjalani pemeriksaan di Gedung Direktorat Reskrimsus Mapolda Sulawesi Selatan, Jl Perintis Kemerdekaan km 16, Makassar, Sulsel, Kamis (21/6). Mohammad Ramdhan Pomanto memenuhi panggilan Polda Sulsel untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah yakni dugaan pemotongan anggaran dana sosialisasi penyuluhan kecamatan se Kota Makassar. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Polda Sulsel memastikan, Bareskrim Mabes Polri segera mengunjungi pihak penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel.

Kunjungan tim Mabes Polri tersebut, untuk memperdalam lagi kasus dugaan korupsi pemotongan anggaran fee 30 persen Pemkot Makassar ditiap Camat.

Hal Itu dikatakan Kabid Humas Polda Kombes Pol Dicky Sondani, usai upacara tabur bunga HUT ke 72 Bhayangkara di Makassar, Sulsel, Sabtu (30/6/2018).

Kombes Dicky mengatakan, kunjungan tim Bareskrim Mabes Polri ke Makassar untuk pemeriksaan lanjutan terhadap para saksi-saksi yang telah diperiksa.

"Gelar perkara ini di Mabes kemarin, tapi tim Mabes mau langsung ke Makassar untuk memeriksa lagi para saksi-saksi, mungkin bulan depan (Juli)," kata Dicky.

Kedatangan tim Bareskrim Mabes Polri ke Makassar tentu untuk memperdalam lagi bukti kasus itu. Karena saat digelar di Mabes, belum temukan bukti kuat.

Ada kemungkinan juga, pejabat Walikota Makassar Danny Pomanto untuk kembali lagi diperiksa dalam kasus ini, karena ia juga sebelumnya sempat diperiksa.

"Ada kemungkinan, kan dia saksi juga. Jadi setelah ini akan digelar lagi Mabes dan dari hasil gelar itu baru ditetapkan tersangka-tersangkanya" lanjut Dicky.

Sebelumnya, Danny Pomanto harus diperiksa berjam-jam oleh tim penyidik Ditreskrimsus pada kasus pemotongan dana sosialisasi 30 persen tiap Camat.

Selain Walikota Danny yang diperiksa, ada juga 24 saksi. Diantaranya adalah lima Camat, beberapa pejabat di Kota Makassar dan 1 anggota DPRD Kota.

Dicky menambahkan, soal pemeriksaan anggota DPRD Kota. Semua yang terkait dengan kasus itu termaksud anggota DPRD Kota akan tetap diperiksa lagi.

"Tentunya semua yang terkait dengan kasus ini akan diperiksa sebagai saksi dulu, dilakukan gelar perkara baru tim memetapkan tersangka," tambahnya.

Kasus ini berawal dari laporan terkait anggaran sosialisasi Kecamatan 2017 pada lingkup Pemkot Makassar terjadi potongan 30 persen anggaran.

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help