Pilkada Mamasa

Data Online C1 Rampung, Ini Perolehan Suara di Pilkada Mamasa

Situs resmi KPU hingga Jumat (28/6/2018) pukul 09.00 Wita, sudah merampungkan entry data Model C1 Pilkada Mamasa hingga 100 %.

Data Online C1 Rampung, Ini Perolehan Suara di Pilkada Mamasa
handover
Data Pilkada Mamasa 2018. KPU hingga Jumat (28/6/2018), pukul 09.00 Wita, sudah merampungkan entry data Model C1 Pilkada Mamasa hingga 100 %. 

Laporan Wartawan TribunPolman.com, Nurhadi

TRIBUNPOLMAN.COM, POLMAN - Pasangan tunggal Calon Bupati dan Wakil Bupati Mamasa, Ramlan Badawi - Martinus Tiranda (Ramlan-Martinus) hampir dipastikan akan memenangkan Pilkada Mamasa 2018.

Situs resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga Jumat (28/6/2018), pukul 09.00 Wita, sudah merampungkan entry data Model C1 Pilkada Mamasa hingga 100 %.

Data dari 488 TPS yang tersebar di 17 kecamatan di Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat, sudah terekam di laman https://infopemilu.kpu.go.id/pilkada2018/hasil/cepat/t2/sulawesi_barat/polewali_mandar.

Hasilnya, perolehan suara pasangan yang mengusung tagline Harmonis memiliki selisih jauh dengan kolom kosong, yakni 22,46 % dari total 79,394 suara sah.

Ramlan-Martinus yang diusung koalisi partai politik Golkar 4 kursi, PKB 4 Kursi, PKPI 3 kursi, PDI-P 3 kursi, Nasdem 3 kursi, Demokrat 3 kursi, PPP 2 kursi, PBB 1 kursi, PAN 1 kursi, PKS 1 kursi, unggul dengan raihan suara 61,24 % atau 48.618 suara dari 79.394 suara sah.

Sementara kolom kosong meraih sebanyak 38,78% atau 30.772 suara, dari jumlah suara sah yang masuk di situs resmi KPU tersebut.

Jumlah suara total masuk sebanyak 80.362 dari 113.772 pemilih di Pilkada Polman. Suara sah sebanyak 79.394 dan tidak sah sebanyak 971 atau 1% dari total suara masuk.

Data masuk menunjukkan angkat partisipasi pemilih pada Pilkada Mamasa sebanyak 70,90 %. Sementara pengguna hak pilih sebanyak 80,682, pemilih laki-laki sebanyak 40,345 dan pemilih perempuan 39.924.

Dalam disclaimer KPU di laman https://infopemilu.kpu.go.id/pilkada2018/hasil/cepat/t2/sulawesi_barat/polewali_mandar menyebutkan, hitung cepat dibuat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk mengetahui hasil Pilkada Serentak 27 Juni 2018 secara cepat dan transparan di seluruh wilayah yang menyelenggarakan Pilkada.

Data hasil pada hitung cepat berdasarkan entri Model C1 apa adanya. Hasil pada hitung cepat merupakan hasil sementara dan tidak bersifat final. Jika terdapat kesalahan pada model C1 akan dilakukan perbaikan pada proses rekapitulasi di tingkat atasnya. (*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help