Pilkada Jeneponto 2018

33 Segel Kotak Suara Rusak, Panwaslu Jeneponto Periksa Petugas KPPS Tamalatea

Menurut Saiful, aturan pembukaan segel kotak suara tidak dapat dilakukan secara sepihak oleh petugas KPPS ataupun PPK

33 Segel Kotak Suara Rusak, Panwaslu Jeneponto Periksa Petugas KPPS Tamalatea
muslimin/tribunjeneponto.com
Sejumlah petugas KPPS Kecamatan Tamalatea menjalani pemeriksaan di kantor Panwaslu Jeneponto, Jl Ishak Iskandar, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Kamis (28/06/2018) malam. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Sejumlah petugas KPPS Kecamatan Tamalatea menjalani pemeriksaan di kantor Panwaslu Jeneponto, Jl Ishak Iskandar, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Kamis (28/06/2018) malam.

Pemeriksaan itu terkait rusaknya 33 segel kotak suara di yang ada di PPK Kecamatan Tamalatea.

"Kami menerima laporan dari petugas Panwas Kecamatan bahwa ada beberapa kotak suara yang dibuka di Kecamatan Tamalatea dalam kondisi tersegel," kata Ketua Panwaslu Jeneponto Saiful.

Pihaknya pun melakukan pengecekan terkait informasi itu.

"Dan faktanya ada 33 kotak suara yang rusak, ini sementara kita telusuri apa motif pembukaan kotak suara tersebut," ujarnya.

Menurut Saiful, aturan pembukaan segel kotak suara tidak dapat dilakukan secara sepihak oleh petugas KPPS ataupun PPK di Kecamatan Tamalatea.

"Kalaupun mau dibuka misalnya ada dokumen yang tersimpan di dalam tentu ada prosedurnya, misalnya harus dihadiri panwaslu baik itu panwas desa maupun kecamatan. Faktanya di Tamalatea ini tidak ada dihadiri olen panwas kecamatan maupun saksi," jelas Saiful.

Total ada 33 petugas PPK dan KPPS yang dikumpulkan di kantor Panwaslu Jeneponto untuk dimintai keterangan.

Jika terbukti melanggar, menurut Siaful petugas yang terlibat dalam pembukaan kotak suara sepihak itu dapat dikenakam sanksi pidana kurungan penjara.

"Jelas kalau laporannya dugaan tindak pidana itu kurungannya minimal satu tahun. Itu jelas di pasal 193 ayat enam ancaman pidananya minimap satu tahun," jelas Saiful.

Sekedar diketahui, kontestasi Pilkada Jeneponto diikuti sedikitnya empat pasangan calon. Mereka, Mulyadi Mustamu-Muh Kasmin Makkamula, Muhammad Syarif-Andi Thahal Fasni, Iksan Iskandar-Paris Yasir dan Baharuddin Baso Jaya-Isnaad Ibrahim.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help