Perwira Polri Ngamuk di Tempat Piket, Hantam Anak Buahnya Pakai Helm

Akibatnya, baik kendaraan katering maupun kendaraan dinas Kombes Eko tak bisa lewat.

Perwira Polri Ngamuk di Tempat Piket, Hantam Anak Buahnya Pakai Helm
TRIBUN VIDEO/HANDOVER
Korban amukan Kombes Eko Trio Budhiniar. 

JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM - Kepala Pusat Pendidikan Administrasi Lembaga Pendidikan Polri (Kapusdikmin Lemdikpol), Kombes Eko Trio Budhiniar mengamuk dan menghajar sejumlah anggota polisi yang berjaga di pintu gerbang Pusdikmin, Bandung, Jawa Barat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen M Iqbal menjelaskan penyebab pemukulan yang terjadi terjadi pada Selasa (26/6/2018) pagi tersebut melalui pesan tertulis kepada wartawan.

"Sekitar pukul 07.30 WIB mobil boks katering yang menyediakan makanan siswa mau keluar gerbang. Pada saat yang bersamaan, Kapusdikmin datang dari arah luar mau masuk dengan menggunakan kendaraan dinas," ujarnya.

Menurut Iqbal, kedua kendaraan berpapasan di gerbang dan sama-sama berhenti.

Baca: Ada yang Beri Sumbangan Kepada Prabowo Subianto Hanya Rp 1.000

Baca: Burung Merpati Pembawa Tas Kecil Ditembak Mati, Ternyata Terbangkan Barang Terlarang, Lihat Isinya

Baca: Kesal Masakannya Kerap Dihina Mertua, Seorang Wanita Racuni Makanan Kenduri Keluarga, 5 Tewas

Baca: Ternyata Ustad Hari Mukti Nangis saat Minta Ini Jelang Wafat dan Ungkap Alasannya Nyesal Jadi Artis

Baca: iPhone Dijual Murah Seharga Hanya Rp 554 Ribu, Bukan Barang Rekondisi

Baca: Direktur Jenderal Sekaligus Alumnus Universitas Hasanuddin Patah Tulang Usai Dijambret

Akibatnya, baik kendaraan katering maupun kendaraan dinas Kombes Eko tak bisa lewat.

Anggota yang berjaga lantas segera perintahkan mobil boks pengantar makan untuk siswa Pusdikmin Lemdikpol mundur, memberi jalan kepada kendaraan Kapusdikmin Kombes Eko.

Pada saat itu juga, Kombes Eko turun dari mobil sambil marah-marah.

Ia lantas memukuli anggota penjagaan menggunakan helm baja yang ada di meja piket sambil menanyakan anggota piket yang lain.

"Setelah semua anggota piket terkumpul, kemudian oleh Kapusdikmin langsung dihantam pakai helm baja bergantian di kepala," sambung dia.

Akibat perbuatannya, dia diancam menggunakan pasal 351 KUHP.(*)

Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help