NH Aziz

Nurdin Halid Masih Optimistis Menangi Pilgub Sulsel

Nurdin Halid, menanggapi hasil quick count atau hitung cepat yang dirilis oleh sejumlah lembaga survei.

Nurdin Halid Masih Optimistis Menangi Pilgub Sulsel
HANDOVER
alon Gubernur Sulsel nomor urut satu, Nurdin Halid (NH) menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara alias TPS 01 Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Rabu (27/6/2018). NH didampingi sang istri tercinta, Andi Nurbani alias Andi Ani, kala menyalurkan hak pilihnya. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Calon Gubernur Sulawesi Selatan, HAM Nurdin Halid, menanggapi hasil quick count atau hitung cepat yang dirilis oleh sejumlah lembaga survei.

Menurut pasangan ustad Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar itu, hitung cepat bukan akhir dari segalanya.

"Tanggapan saya bahwa ini belum merupakan akhir dari perjuangan saya, karena belum perhitungan yang final dan tentu kita menunggu hasil resmi dari KPU," kata Nurdin di Rumah Pemenangan NH-Aziz, Jl Mapala, Makassar, Sulsel Rabu (26/6/2018).

Plt Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel tersebut menambahkan bahwa pihaknya masih menunggu hasil real count. "Kami juga melakukan real count yang sedang berjalan dan baru suara yang masuk kurang lebih 20 persen. Nanti malam kita lihat hasilnya sekitar jam 10 malam," jelasnya.

Menurut NH, quick count yang dipertontongkan terus itu bukan sesuatu yang tidak dia percaya, tapi tentu ada hal-hal yang harus dia pertimbangankan bahwa quick count itu bukan hasil akhir.

"Sesuatu yang mengejutkan saya jika yang dipertontongkan selisinya cukup besar, sementara satu bulan terakhir ini NH-Aziz selalu ditempatkan diurutan pertama dalam survei," tegas mantan Ketua Harian DPP Partai Golkar itu.

Nurdin juga mengaku bahwa satu tahun terakhir, bupati di salah satu daerah diintervensi oleh seorang menteri. Menteri itu mengancam.

"Bahkan ada satu kabupaten takut sekali dan itu menyampaikan langsung kepada tim saya dan itu ketua Golkar," jelasnya.

"Teman-teman pers itu tahu bahwa memang ada cukong yang menyiram satu Minggu terakhir dan tadi malam ada beberapa yang ditangkap dan itu harus diproses secara hukum dan tegas," tambah Nurdin Halid. (*)

Penulis: Abdul Azis
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help