YTH Pak Jokowi cc Gubernur, Masih Ada Pasien Ditandu Lewat Sungai, Ini di Pelosok Maros, Sulsel

Untuk keluar dari kampung yang tidak memiliki akses memadai tersebut, warga miskin tersebut ditandu dengan menggunakan sarung.

YTH Pak Jokowi cc Gubernur, Masih Ada Pasien Ditandu Lewat Sungai, Ini di Pelosok Maros, Sulsel
HANDOVER
Seorang warga Tompobulu, Maros, Dg Sunggu (40) harus ditandu kerabatnya sejauh empat kilometer untuk berobat, Minggu (24/6/2018). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Seorang warga pelosok Tompobulu, Maros, Dg Sunggu (40) ditandu oleh warga sejauh empat kilometer dari rumahnya untuk menuju ke ruas jalan, Minggu (24/6/2018).

Warga Bara-baraya, Dusun Tanete Bulu, Desa Bonto Manurung, Tompobulu, dilarikan ke RSUD Salewangang, karena kondisi kesehatannya semakin buruk akibat menderita penyakit kusta dan TBC.

Baca: INNALILLAH, Andi Endre Cecep Lantara Meninggal Dunia Kami Saksi Beliau Orang Baik

Baca: Selamat! Ini Nama Komisioner KPU Empat Kabupaten di Sulbar Periode 2018-2023

Baca: Minat Jadi PNS Wajib Baca! Info Resmi Pendaftaran CPNS 2018 Paling Update di Twitter Ini

Untuk keluar dari kampung yang tidak memiliki akses memadai tersebut, warga miskin tersebut ditandu dengan menggunakan sarung.

Seorang warga Tompobulu, Maros, Dg Sunggu (40) harus ditandu kerabatnya sejauh empat kilometer untuk berobat, Minggu (24/6/2018).
Seorang warga Tompobulu, Maros, Dg Sunggu (40) harus ditandu kerabatnya sejauh empat kilometer untuk berobat, Minggu (24/6/2018). (HANDOVER)

Selain warga, Dg Sunggu ditandu oleh relawan Sekolah Kolong yang sementara berada di kampung tersebut, untuk merampungkan pembangunan ruang belajar.

Seorang relawan, Mulyadi mengatakan, setelah ditandu, Dg Sunggu diangkut ke Puskemas Tompobulu dengan menggunakan ambulans yang telah menunggunya di ujung jalan sejak pagi.

Setelah sampai di Puskesmas, Dg Sunggu dirujuk ke RSUD Salewangan untuk mendapat perawatan medis.

Namun tim medis Salewangang merujuk Sunggu ke RS Tajuddin Chalik, Makassar.

"Untuk menempuh jalan berbatu dan menyeberangi sungai sejauh empat kilometer, kami membutuhkan waktu sekitar sejam. Warga di sana memang harus ditandu saat akan dibawa ke Puskesmas," katanya.

Sebelum menandu, warga telah mendatangkan dokter dari Puskesmas ke rumah Dg Sunggu. Namun dokter meminta, supaya Dg Sunggu dibawa ke rumah sakit karena kondisi yang memprihatinkan.

Awalnya, Dg Sunggu dan keluarga menolak dirawat di rumah sakit. Dia hanya mengandalkan obat tradisional. Namun relawan dan warga meyakinkannya, akhirnya Dg Sunggu mau dibawa ke rumah sakit.

Halaman
123
Penulis: Ansar
Editor: Mansur AM
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help