Soal Status Danny Pomanto, Tim Polda Sulsel Belum Terima Petunjuk Mabes Polri

Hal itu diungkapkan Wakapolda Sulsel Brigjen Risyapuddin Nursin, saat ditemui di masjid Sultan Hasanuddin

Soal Status Danny Pomanto, Tim Polda Sulsel Belum Terima Petunjuk Mabes Polri
HANDOVER
Wakapolda Sulsel, Brigjen Risyapuddin Nursin 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Polda Sulsel belum menerima petunjuk tim Mabes Polri, terkait dugaan korupsi yang menjadikan Walikota Makassar, Moh. Danny Pomanto sebagai saksi.

Hal itu diungkapkan Wakapolda Sulsel Brigjen Risyapuddin Nursin, saat ditemui di masjid Sultan Hasanuddin, Makodam XIV Hasanuddin, Jl Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Sulsel, Senin (25/6/2018).

"Soal gelar kasus dugaan korupsi yang itu kami belum menerima petunjuk dari tim penyidik Mabes Polri sampai saat ini, tapi nanti dicek lagi," kata Risyapuddin usai mengikuti zikir dan doa di Kodam.

Diketahui, kasus dugaan korupsi yang menjadikan Danny Pomanto sebagai saksi, pada pemotongan dana anggaran sosialisasi Camat Kota Makassar yang digelarkan di Bareskrim Mabes Polri.

Dugaan kasus korupsi pemotongan fee 30 persen di Kecamatan ini sementara diselidiki juga oleh Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel pada pekan lalu di Polda.

Kasus ini kemudian dilakukan oleh tim Ditreskrimsus Polda Sulsel pada Subdit Tipikor dalam pemeriksaan 24 orang yang berstatus sebagai saksi, secara marathon di Mapolda Sulsel, Makassar.

"Iya soal kasus itu masih bergulir dan sementara mungkin masih dilakukan gelar perkaranya di Bareskrim Mabed Polri, nanti ya kita tunggu saja karena ini nanti diinfokan" jelas Risyapuddin. (*)

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help