Masih Banyak ASN Pemkab Barru Belum Terima TPP, Ini Penjelasan Kepala BPKAD

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Barru, Abu Bakar, mengatakan pencairan TPP belum sepenuhnya dilakukan

Masih Banyak ASN Pemkab Barru Belum Terima TPP, Ini Penjelasan Kepala BPKAD
akbar/tribunbarru.com
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Barru, Abu Bakar. 

Laporan Wartawan TribunBarru.com, Akbar HS

TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Pembayaran Tunjangan Penambahan Penghasilan (TPP) bagi pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Barru belum merata.

Sejumlah OPD belum menerima tunjangan tersebut sebagaimana yang ditentukan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Barru, Abu Bakar, mengatakan pencairan TPP belum sepenuhnya dilakukan lantaran berkas dari OPD yang belum lengkap.

"Mengingat karena waktu yang mepet sebelum cuti lebaran sehingga tidak sempat diproses secara menyeluruh berkas pelaporan yang sudah masuk," kata Abu Bakar, Sabtu (23/6/2018).

Ia menyebutkan, setiap OPD yang telah melengkapi berkasnya dan sudah diproses atau diperiksa maka TPP dari Pemkab Barru otomatis akan langsung dicairkan.

"Setelah pelaporan OPD sudah lengkap, maka kami serahkan TPP tersebut ke masing-masing OPD terkait untuk kemudian dicairkan ke ASN yang bersangkutan," ujarnya.

Adapun OPD yang sudah melengkapi laporan untuk pencairan TPP tersebut yakni diantaranya Dinas Pendidikan, Bapenda, Dinas PU dan sejumlah OPD lainnya.

"Mayoritas sudah melengkapi laporannya, hanya sebagian saja yang belum. Dan OPD yang sudah lengkap laporannya itu sudah ada yang dicairkan TPP-nya kemarin saat Ramadan dan adapula masih sementara proses," katanya.

Sementara bagi OPD yang belum melengkapi, lanjut Abu Bakar, maka TPP-nya tidak dicairkan sebelum berkas laporannya rampung dan disetor ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Barru.

Kendati demikian, Abu Bakar mengaku, pihaknya terus berkomunikasi dengan sekretaris OPD bersangkutan agar segera menuntaskan seluruh persyaratan yang diperlukan agar TPP bisa segera dicairkan.

"Sebenarnya jika dari kami ini sudah siap pencairan, tapi terkadang ada beberapa berkas pelaporan yang tidak lengkap dari setiap OPD yang mengajukan. Maka itu kami terus koomunikasikan agar dilakukan pembenahan," ujar Abu Bakar.

Untuk diketahui, TPP merupakan upaya Pemkab dalam meningkatkan kedisiplinan dan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dengan adanya TPP, kesejahteraan pegawai diharapkan meningkat dan mencegah tindakan korupsi.

Pemkab Barru sendiri menyiapkan anggaran Rp 40 miliar dalam APBD 2018 untuk membayarkan TPP ASN tersebut.

Penulis: Akbar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help