Dicecar 62 Pertanyaan Penyidik Polda, Danny: Kita Lebih Banyak Cerita di Ruangan

Mantan dosen Arsitek Fakultas Teknik Unhas ini mengaku menjalani pemeriksaan dalam kapasitasnya hanya sebagai saksi.

Dicecar 62 Pertanyaan Penyidik Polda, Danny: Kita Lebih Banyak Cerita di Ruangan
sanovra/tribuntimur.com
Begini gaya Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto saat menjalani pemeriksaan dan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Direktorat Reskrimsus Mapolda Sulawesi Selatan, Jl Perintis Kemerdekaan km 16, Makassar, Sulsel, Kamis (21/6). Mohammad Ramdhan Pomanto memenuhi panggilan Polda Sulsel untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah yakni dugaan pemotongan anggaran dana sosialisasi penyuluhan kecamatan se Kota Makassar. 

Laporan wartawan Tribun Timur, Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Danny Pomanto menjalani pemeriksaan di Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan atas kasus dugaan korupsi pemotongan anggaran sosialisasi camat Kota Makassar pada tahun anggaran 2017, Kamis (21/06/2018).

Mantan dosen Arsitek Fakultas Teknik Unhas ini mengaku menjalani pemeriksaan dalam kapasitasnya hanya sebagai saksi.

"Pemeriksaan ini adalah bahagian penyempuraan pemeriksaan sebelumnya. Ini adalah sifanya klarifikatif," ujar Danny kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan.

Penyidik mengambil keterangan Danny berlangsung hampir tujuh jam.

Ia mulai hadir sekitar pukul 09.00 Wita dan baru ke luar ruang pemeriksaan pada pukul 16.25 Wita.

Baca: Tujuh Pengacara Dampingi Danny Pomanto Hadiri Pemeriksaan di Polda Sulsel

Selama di ruang penyidik, Danny mengaku dicecar sekitar 62 pertanyaan oleh penyidik terkait masalah fee 30 persen.

"Ada sekitar 62 pertanyaan. Semuanya saya jawab. Cukup cepat 62 , tadi lebih banyak cerita malah" ujarnya sambil tersenyum.

Danny mendorong sepenuhnya kepada penyidik Polda Sulsel mengusut tuntas kasus ini. "Saya sepakat diusut, supaya clear, siapa yang menerima, untuk siapa dan siapa yang memerintah," paparnya.(San)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved