Liga 1 2018

Persija Dipadati Laga Tunda, Keuntungan Buat PSM?

Sama seperti Persebaya dan Persib, ini juga laga tunda yang seharusnya dilaksanakan pekan ke-6 lalu.

Persija Dipadati Laga Tunda, Keuntungan Buat PSM?
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
PSM berlatih di Stadion Mattoanging 

Laporan wartawan Tribun timur Ilham Mulyawan

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Operator Liga, PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyatakan pertandingan tunda antara Persija Jakarta kontra Persebaya Surabaya akan dilaksanakan pada Selasa, (26/6/2018).

Sebelumnya, laga pekan ke-12 Go-Jek Liga 1 itu seharusnya diadakan di Stadion Sultan Agung, Bantul, DI Yogyakarta, pada  3 Juni lalu. Namun, dengan alasan dan pertimbangan keamanan, laga tersebut pun mengalami penundaan.

Keputusan jadwal baru tersebut dituangkan melalui surat PT LIB bernomor 202/LIB/VI/2018 perihal Penetapan Jadwal Go-Jek Liga 1 2018, tertanggal 14 Juni 2018.

Setelahnya Persija bakal menghadapi Persib Bandung tanggal 30 Juni. Laga tunda ini kabarnya akan digelar di Stadion PTIK, yang merupakan home base Bhayangkara FC. Lalu Macan Kemayoran sudah ditunggu Perseru Serui tanggal 3 Juli. 

Sama seperti Persebaya dan Persib, ini juga laga tunda yang seharusnya dilaksanakan pekan ke-6 lalu. Namun, ditunda lantaran Peraija saat itu harus berlaga di babak penyisihan AFC Cup.

Dengan jadwal sepadat ini, bisa dikatakan bahwa tim yang dikomandoi oleh kapten tim Ismed Sofyan itu bakal punya waktu recovery atau masa pemulihan lebih pendek dibanding PSM Makassar, calon lawannya di pekan ke-14 Liga 1. Laga lawan PSM digelar tanggal 6 Juli atau tiga hari usai lawan Perseru. 

PSM sendiri punya waktu pemulihan lebih panjang. Tim asuhan Robert Rene Alberts baru memulai latihan tanggal 20 Juli di Stadion Mattoanging. Artinya Laskar Pinisi punya waktu persiapan dua pekan lebih. 

Tentunya memanfaatkan masa pemulihan lebih panjang menjadi keuntungan bagi  PSM, sebab kondisi fisik pemain menjadi lebih maksimal kemudian kesiapan strategi permainan jauh lebih matang. 

Merebut poin dari Persija, apalagi mereka berstatus tuan rumah tentu tidak mudah. Tim ini kuat karena bermaterikan pemain lincah dan cepat seperti Rohit Chand, Riko Simanjuntak, Ismed Sofyan hingga Marco Simic. Meski kini masih berada di peringkat 10 dengan mengoleksi 16 poin, namun dari segi produktivitas gol, tim ini cukup baik. 

Sejauh ini Persija telah membuat 18 gol dan hanya kemasukan 11 gol. Itupun masih punya 3 laga tunda sehingga pencapaian gol mereka masih bisa bertambah. Sedangkan PSM yang bermain hingga pekan ke-13 tanpa sekalipun laga tunda baru mencetak 19 gol dan kemasukan 14 gol.

Dari data ini bisa dilihat jika Persija bisa menjadi batu sandungan bagi PSM yang berhasrat mempertahankan posisi di puncak klasemen. 

Mantan pemain PSM, Syamsuddin Umar mengatakan potensi PSM berada di puncak klasemen tetap terbuka lebar hingga putaran pertama berakhir. Dengan catatan, tim tetap konsisten menampilkan permainan terbaik. 

"Apalagi dengan masa pemulihan lebih panjang, tentu saja persiapan pun harusnya lebih matang. Ditambah lagi PSM punya sederet pemain asing dan lokal mumpuni,"kata pria yang juga mantan pelatih PSM ini

Penulis: Ilham Mulyawan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved