Idul Fitri Hari Jumat, Gugurkah Kewajiban Salat Jumat? Ini Penjelasan Ustad Khalid Basalamah

Hari raya Idul Fitri 1439 Hijriyah dijadwalkan jatuh pada Jumat (15/6/2018).

Idul Fitri Hari Jumat, Gugurkah Kewajiban Salat Jumat? Ini Penjelasan Ustad Khalid Basalamah
HANDOVER
Ustad Adi Hidayat LC dan Ustad Khalid Basalamah 

Sementara itu,  Ustad Khalid Basalamah berpendapat bahwa jika salat Id jatuh pada hari jumat, maka hari jumat, maka salat jumat jadi sunnah. Jadi boleh dikerjakan boleh tidak.

Tapi jika orang tidak Salat Jumat maka harus salat Duhur.

"Di Saudi (Arab), Jika Salat Id Paginya, maka siangnya mereka melaksanakan Salat Jumat," jelas Ustad Khalid Basalamah.

Berikut video penjelasannya.

Pendapat Pimpinan Pesantren Darush Sholihin

Menurut Pimpinan Pesantren Darush Sholihin Yogyakarta, Muh Abduh Tuasikal, untuk masalah ini para ulama memiliki dua pendapat.

Pendapat Pertama:
Orang yang melaksanakan shalat ‘ied tetap wajib melaksanakan shalat Jum’at.

Inilah pendapat kebanyakan pakar fikih. Akan tetapi ulama Syafi’iyah menggugurkan kewajiban ini bagi orang yang nomaden (al bawadiy). Dalil dari pendapat ini adalah:

Pertama: Keumuman firman Allah Ta’ala,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ

Halaman
1234
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help