VIDEO ON DEMAND

VIDEO: Jadi Oleh-oleh Khas Selayar, Kenari Jadi Penghasilan Warga Desa Onto

Salah satu petani kenari Marhaeni mengatakan dari hasil penjualan kenari digunakan untuk biaya Sekolah keenam anak-anaknya.

Laporan Wartawan TribunSelayar.com, Nurwahidah

TRIBUNSELAYAR.COM, BONTOMATENE- Kenari menjadi salah satu pendapatan warga di Desa Onto, Kecamatan Bontomatene  Kepulauan Selayar, Sulewasi Selatan (Sulsel).

Salah satu petani kenari, Marhaeni mengatakan dari hasil penjualan kenari digunakan untuk biaya Sekolah keenam anak-anaknya.

"Alhamdulillah hasil penjualan kenari di Pasar Onto, anak-anak bisa Sekolah. Harga kenari  Rp 50 ribu perkilo," kata Marhaeni kepadaTribunselayar.com, Rabu (13/6/2018).

Ia menambahkan bahwa setiap hari ke kebun memungut kenari, hasilnya sampai dua karung.

"Proses pengelolaan kenari, awalnya dilakukan penjemuran selama tiga hari tergantung cuaca, setelah itu kenari dibuka kulit luarnya  menggunakan alat seperti pisau dan batu.

"Selanjutnya Kenari dimasak selama beperapa menit,  di kupas satu per satu, di jemur kembali selama tiga hari, lalu kenari siap jual," tuturnya.

"Kenari merupakan salah satu oleh-oleh khas Selayar. Salah satu fungsinya bisa di campur  saat membuat kue, dan bisa diolah menjadi tenteng kenari,"katanya.

Penulis: Nurwahidah
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help