Idulfitri 1439 H

Ini 4 Seruan Aisyiyah untuk Green Idul Fitri 1439 Hijriah

Gerakan pengurangan sampah plastik dengan mengurangi pemakaian plastik dan kemasan berbahan plastik bertepatan dengan momen Idul Fitri.

Ini 4 Seruan Aisyiyah untuk Green Idul Fitri 1439 Hijriah
handover
Lembaga Lingkungan Hidup dan Bencana 'Aisyiyah bersama Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Lembaga Lingkungan Hidup menginisiasi gerakan Green Idul Fitri 1439 Hijriah.

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Lembaga Lingkungan Hidup dan Bencana 'Aisyiyah bersama Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Lembaga Lingkungan Hidup menginisiasi gerakan Green Idul Fitri 1439 Hijriah.

Dari rilis yang diterima, Rabu (13/6/2017), gerakan pengurangan sampah plastik dengan mengurangi pemakaian plastik dan kemasan berbahan plastik bertepatan dengan momen Idul Fitri.

Hal tersebut merupakan kelanjutan dari Nota Kesepahaman antara PP Muhammadiyah dengan Kementrian Hidup dan Kehutanan tentang Membangun Masyarakat Hijau Berkemajuan pada 13 April 2018.

Dalam deklarasi tersebut LLH PB Aisyiyah dan berbagai komponen menyadari, permasalahan sampah, terutama sampah plastik berdampak sangat serius pada kesehatan generasi yang akan datang.

Sampah plastik merupakan bahan yang tidak mudah terurai secara alami sampai ratusan tahun.

Untuk itulah Lembaga Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat ‘Aisyiah bertekad untuk melakukan gerakan pengurangan sampah kantong plastik sebagai budaya Islami dengan Green Idul Fitri.

Gerakan Green Idul Fitri adalah gerakan dilingkungan ‘Aisyiyah untuk menggerakan seluruh keluarga, handai taulan dan lingkungan sekitar mulai dari anak – anak sampai dengan orang dewasa.

Adapun seruan Green Idul Fitri adalah:
*Menyerukan kepada para Ustazt dan Ustazah yang memberikan khotbah atau ceramah dalam Idul Fitri dan Halal Bihalal untuk menyampaikan Gerakan Pengurangan Sampah Plastik sebagai budaya Islami untuk menjaga lingkungan dan generasi penerus yang berkelanjutan.

*Pada saat merayakan Idul Fitri bersama keluarga maupun saat silaturahmi, kurangi segala bentuk pemakaian plastik yang sekali pakai dan menjaga kebersihan lingkungan sebelum dan sesudah sholat ‘Ied dari sampah.

*Mengganti penggunaan perelangkapan yang sebelumnya dari plastik didalam rumah dan lingkungan dengan perlengkapan yang tidak terbuat dari plastik.

*Melakukan gerakan pemisahan sampah plastik kemudian berikan berikan kepada bank sampah atau shodaqoh sampah terdekat agar bisa dimanfaatkan mendjadi barang yang bernilai ekonomis.(*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help