Bingung Cari Tempat Salat Idulfitri, 3 Hotel di Makassar Ini Bisa Jadi Pilihan

Di masing-masing hotel tersebut Phinisi Hospitality menghadirkan imam dan khatib yang cukup dikenal masyarakat

Bingung Cari Tempat Salat Idulfitri, 3 Hotel di Makassar Ini Bisa Jadi Pilihan
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Hotel The Rinra diabadikan dari ketinggian menggunakan drone di kawasan CCC Tanjung Bunga, Makassar. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasrul

TRIBUN-TIMUR. COM, MAKASSAR - Manajemen Phinisi Hospitality menyiapkan tempat salat Idulfitri 1439 Hijriyah, Jumat (15/6/2018).

Ada tiga  pilihan alternatif bagi masyarakat Makassar yang ingin mendirikan salat Id di hotel-hotel group Phinisi Hospitality.

Yaitu Grand Clarion Hotel, Dalton Hotel dan The Rinra Hotel.

Di masing-masing hotel tersebut Phinisi Hospitality menghadirkan imam dan khatib yang cukup dikenal masyarakat.

Baca: Tiga Masjid di Pinrang Ini Tak Laksanakan Salat Idulfitri

Di Grand Clarion, salat Id akan dipusatkan di Ballroom Sandeq, bertindak sebagai khatib Prof Dr H Mansyur Ramli SE MSi dan imam, A Zamakhsyari Baharuddin Lc MHum.

Prof Mansyur Ramli adalah guru besar Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan Wakaf UMI dan Kepala Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (Ban PT) RI.

Di Dalton, bertindak sebagai khatib dan imam, Dr H Muh Harasy Rasyid MAg.

Salat Id akan dipusatkan di Anging Mamiri Ballroom yang dapat menampung hingga tiga ribu jamaah.

Lalu di Phinisi Point, salat ID dipusatkan di Pelataran Parkir Utara yang dapat menampung hingga dua ribu jamaah.

Bertindak sebagai khatib, Dr Sirajuddin SE MSi dan imam, Al Ustd Muhammad Saleh SAg.

Baca: Phinisi Hospitality Bakal Gelar Nobar Piala Dunia, Harga Mulai Rp 50 Ribu

"Ini sudah menjadi komitment dari grup yang dimulai sejak kehadiran Clarion tahun 2006 fasilitas ballroom sudah kita buka dua kali setahun untuk tempat salat ID," kata CEO Phinisi Hospitality, Anggiat Sinaga, Rabu (13/6/2018).

"Semua biaya pelaksanaan salat ID, menghadirkan khatib menjadi tanggung jawab hotel sementara kotak amal yang terkumpul dari jemaaah semuanya di serahkan ke mesjid," lanjut Anggiat.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian sosial dalam bidang keagamaan dari Phinisi Hospitality, yang mana tidak hanya mengejar keuntungan bisnis semata.(*)

Penulis: Hasrul
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help