Alasan Kantibmas, Pemprov Sulsel Tiadakan Takbir Keliling

Kebijakan ini adalah hal yang pertama dilakukan oleh Pemerintah Provinsi sebagai pemerintah tertinggi di Sulawesi Selatan.

Alasan Kantibmas, Pemprov Sulsel Tiadakan Takbir Keliling
Handover
Warga Kelurahan Ujung Pandang Baru, Kecamatan Tallo, Makassar, bakal meramaikan lomba mobil hias malam takbiran se-Kota Makassar, Sabtu (24/6/2017). 

Laporan wartawan Tribun-Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengimbau bupati dan wali kota yauntuk tidak mengadakan pawai takbir.

Kebijakan ini adalah hal yang pertama dilakukan oleh Pemerintah Provinsi sebagai pemerintah tertinggi di Sulawesi Selatan.

Hal tersebut dikuatkan dalam surat edaran yang dikeluarkan Pj Gubernur Sulsel, yang ditujukan kepada Bupati dan Walikota, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik di kabupaten dan kota.

Salah satu alasannya, tahun ini adalah sedang berlangsung momentum politik.

Dengan menimbang hal itu, dinilai berpotensi menyebabkan timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kantibmas).

Baca: Meski Dilarang, Sekretariat DPRD Bulukumba Tetap Lakukan Persiapan Takbir Keliling

Himbauan ini tertuang dalam surat Gubernur Sulawesi Selatan yang ditanda tangani oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Selatan Tautoto Tana Ranggina tanggal 8 Juni 2018 dengan Nomor Surat 300/2121-Set/Kesbang.

Dalam surat imbauan tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan mengimbau para bupati dan wali kota untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban jelang hari raya Idul Fitri serta jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 Juni mendatang.

Mereka juga diimbau untuk memantau perkembangan situasi guna menjaga Trantibmas di wilayah masing-masing.

Kepada wartawan, Sumarsono mengatakan, mengingat takbiran keliling ini merupakan tradisi masyarakat, maka bentuknya berupa imbaun.

Halaman
12
Penulis: Saldy
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved