Stok LPG di Sulsel Tahan Hingga 7 Hari ke Depan

Karenanya Pertamina memastikan stok LPG tersedia dan mencukupi kebutuhan masyarakat, khususnya mendekati masa lebaran ini.

Stok LPG di Sulsel Tahan Hingga 7 Hari ke Depan
HANDOVER
Pertamina bersama Dinas Koperasi & Umdag setempat telah melakukan pengecekan stok dan harga di seluruh wilayah Kabupaten Bantaeng, Selasa (12/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Penyaluran LPG di wilayah Sulawesi Selatan tercatat meningkat H-3  jelang Idulfitri 1439 Hijriah, khususnya LPG 3 Kilogram (Kg) yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin dan usaha mikro.

Konsumsi harian LPG 3 Kg di Sulawesi Selatan hingga H-4 Idul Fitri meningkat 4 persen dibandingkan konsumsi harian normal, yaitu dengan rata-rata konsumsi 813,93 Metrik Ton (MT) per hari. L

Unit Manager Communication & CSR MOR VII, M Roby Hervindo dalam rilisnya, Selasa (12/6/2018) menuturkan, kenaikan konsumsi ini telah diprediksikan sebelumnya.

Karenanya Pertamina memastikan stok LPG tersedia dan mencukupi kebutuhan masyarakat, khususnya mendekati masa lebaran ini.

Baca: Ini Lima Tips Mudik dari Petugas Posko Dinkes Takalar

"Stok LPG tersedia dan mencukupi dengan ketahanan stok mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hingga 7 hari ke depan," katanya.

Khusus di wilayah Kabupaten Bantaeng, terjadi peningkatkan konsumsi disertai peningkatan harga di tingkat pengecer.

Meskipun selama masa Satgas telah ditambahkan pasokan LPG 3 Kg di Kabupaten Banteng sebesar 12% yaitu 17,72 MT atau sebanyak 5.960 tabung per hari dibandingkan konsumsi normal harian

“Lonjakan konsumsi LPG 3 Kg di Kabupaten Bantaeng terjadi akibat rush buying atau pembelian dengan jumlah di atas normal oleh konsumen, sehingga konsumsi meningkat tajam dan dimanfaatkan para pengecer untuk menaikan harga,” jelasnya.

Menyikapi hal tersebut Pertamina bersama Dinas Koperasi & Umdag setempat telah melakukan pengecekan stok dan harga di seluruh wilayah Kabupaten Bantaeng, Selasa (12/6/2018).

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help