Miskin, Hidupi 2 Anak, Begini Perjuangan Hidup Perempuan Lumpuh Layu di Sinjai Ini

Dia hanya tinggal di bawah gubuk sekitar 3X3 meter beratap daun rumbiah dan dinding kayu tak utuh

Miskin, Hidupi 2 Anak, Begini Perjuangan Hidup Perempuan Lumpuh Layu di Sinjai Ini
samba/tribunsinjai.com
Seorang perempuan bernama Irmawati (28) asal Dusun Lita-litae, Desa Gareccing, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, mengalami penyakit lumpuh. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI SELATAN - Seorang perempuan bernama Irmawati (28) asal Dusun Lita-litae, Desa Gareccing, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, mengalami penyakit lumpuh.

Ia mengalami penyakit tersebut sejak tiga tahun lalu sampai saat ini. Sebelum lumpuh ia merasakan ada rasa nyeri pada pinggannya.

"Tapi saya kira hanya nyeri biasa saja. Dan lama-lama rasa sakit itu membuat saya tidak bisa berjalan normal sampai sekarang," kata Irmawati kepada TribunSinjai.com, Selasa (12/6/2018).

Baca: Hati-Hati, Jalan Utama ke Terminal Induk Sinjai Rusak Parah, Begini Kondisinya

Hingga saat ini, Irma sapaan akrabnya berharap uluran tangan dari warga di kampung tersebut.

Sebab selain mengalami keterbatasan fisik juga kondisi tempat tinggalnya memprihatinkan.

Dia hanya tinggal di bawah gubuk sekitar 3X3 meter beratap daun rumbiah dan dinding kayu tak utuh.

Baca: Anak-anak Nekat Seberang Sungai Demi Sekolah, Kodim 1424 Sinjai Bangunkan Jembatan

Dia harus merawat dua orang anaknya saat ini.

Suaminya sedang tinggal di Makassar yang juga tidak memiliki pekerjaan tetap.

Irma saat ini juga tak miliki lahan seperti warga lainnya di kampung tersebut apalagi sawah.

Ia pernah berobat di rumah sakit di Makassar namun belakangan ia kembali karena biaya hidup selama di Makassar berobat tidak dimilikinya meski telah mmeminjam Rp 7 juta.

Kini Irma hanya tabah menjalani penyakitnya saat ini sambil mengharap ulurangan tangan dermawan. (*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help