NH Aziz

Irwan Kurniawan: Waspada Survei Menyesatkan Jelang Pencoblosan

Mengingatkan tim pemenangan NH-Aziz dan masyarakat Sulsel mewaspadai survei menyesatkan jelang pencoblosan 27 Juni nanti

Irwan Kurniawan: Waspada Survei Menyesatkan Jelang Pencoblosan
handover
Wakil Sekretaris Golkar DPD II Sulsel, Irwan Kurniawan 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wakil Sekertaris DPD I Golkar Sulsel Irwan Kurniawan mengingatkan tim pemenangan NH-Aziz dan masyarakat Sulsel mewaspadai survei menyesatkan jelang pencoblosan 27 Juni nanti.

Irwan mengatakan rival politik NH-Aziz tentunya ketar-ketir melihat dukungan publik terhadap pasangan nasionalis-religius ini yang semakin menguat dan menunjukkan respon menggembirakan.

"Mereka tentunya akan menempuh berbagai cara untuk melemahkan perjuangan tim NH - Aziz dan mempengaruhi pemilih meski dengan cara - cara tidak terhormat yang melibatkan lembaga atau konsultan politik tertentu yang memang profesionalitas dan kredibilitasnya patut diragukan," ujar Irwan Kurniawan via rilis, Selasa (12/6/2018).

Ia mengingatkan hasil survei yang dilansir pada Februari 2017 lalu oleh salah satu lembaga survei pada Pilkada Takalar 2017 yang memenangkan incumbent hingga 61.3 persen.

Berbanding terbalik dengan perolehan suara atau real count C1 KPU Takalar yang menempatkan pasangan SK-HD memperoleh 88.113 suara atau 50,58 persen suara. Sedangkan Bur-Nojeng hanya 86.090 suara atau 49,42 suara.

"Lembaga survei semacam ini tak layak dipercaya yang kemungkinan kembali berulah di Pilgub. Memenangkan paslon tertentu dan mempublikasikan ke media sesuai pesanan klien yang datanya hanya mengutak-atik hasil survei dari lembaga lain yang telah dirilis sebelumnya," ingat Irwan.

Mewaspadai hal itu, pengurus partai berlambang pohon beringin itu mengingatkan Tim pemenangan NH - Aziz dan masyarakat jangan mau diperdaya oleh survei pesanan dari paslon tertentu yang sangat berpotensi menyesatkan.

Ia mengatakan posisi NH - Aziz saat ini sangat kuat. Hasil survei independen dari berbagai lembaga survei mengunggulkan pasangan usungan partai Golkar, Nasdem, Hanura, PKB, dan PKPI.

"Alhamdulillah. Perjuangan tim pemenangan bersama masyarakat mendapat respon positif. Bismillah. Saatnya sekarang, sama-sama ki merapatkan barisan mengawal NH-Aziz melalui sisa tahapan (pencoblosan, rekap suara, penetapan, dan pelantikan) hingga cita-cita Sulsel Baru 2018-2023 terwujud," jelas Irwan.(*)

Penulis: Abdul Azis
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help