Ramadan 1439 H

FPI Sulsel dan Tim Mabes Polri Buka Puasa Bersama di Markas Sungai Limboto

Buka puasa bersama dengan anggota tim Mabes Polri tidak lain untuk menjalin silaturahmi DPD FPI Sulsel.

FPI Sulsel dan Tim Mabes Polri Buka Puasa Bersama di Markas Sungai Limboto
handover
Forum Pembela Islam (FPI) Sulsel dan tim Mabes Polri, menggelar buka puasa bersama di Markas FPI Sulsel di Jl Sungai Limboto, Senin (11/6/201 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Forum Pembela Islam (FPI) Sulsel dan tim Mabes Polri, menggelar buka puasa bersama di Markas FPI Sulsel di Jl Sungai Limboto, Senin (11/6/2018).

Melalui rilis yang diterima Tribun, Selasa (12/6/2018) .Tim Mabes Polri yang hadir membuka bersama FPI Dipimpim oleh AKBP Waode Saryna, bersama lima orang anggota Polri lainnya.

Ketua DPD FPI Sulsel, Habib Muchsin Al Habsi Bin Jafar mengatakan, buka puasa bersama dengan anggota tim Mabes Polri tidak lain untuk menjalin silaturahmi DPD FPI Sulsel.

“Kami dari FPI siap bersinergi dengan Polri untuk menjaga keamanan masyarakat (kamtibmas) kota Makassar pada umumnya Sulsel, demi suksesnya Pilgub Provinsi Sulsel dan Pilpres 2019 yang aman dan damai,” ucap Habib Muchsin.

Kegiatan tersebut berlangsung di Regional Markas Daerah Laskar Pembela Islam Jalan Sungai Limboto Nomor 15, Kota Makassar. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tanfidzi Front Pembela Islam (FPI) Sulsel, Habieb Muhsin Alhabsyie bin Ja’far menyerukan kepada seluruh kader dan simpatisan FPI Sulsel, khususnya di Kota Makassar untuk tetap menggunakan hak suaranya di hari pencoblosan Pilwalkot Makassar, 27 Juni 2018 mendatang.

Disamping menyongsong Pilkada serentak, Pilpres dan legislatif mendatang. Terkait hal tersebut FPI membuat pernyataan sikap yang terdiri dari empat poin. Adapun isi pernyataan sikap tersebut adalah :
1. FPI memandang Pemilu adalah proses politik yang sangat bermakna berstrategisdan menentukan eksistensi arah perjalanan masa depan Bangsa Indonesia

2. FPI mendukung sepenuhnya penyelenggaraan Pemilu legislatif 2018 serta Pilpres 2019 yang bermutu, demokratis, konstitusional, keadaban dan damai.
3. FPI mendorong dan berusaha bersama Pemerintah dan Polri serta segenap komponen bangsa yang lainnya untuk menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif aman dan damai. Sehingga pemilihan legislatif 2018 serta Pilpres 2019 menghasilkan wakil rakyat yang dapat menjadikan Indonesia maju adil, makmur dan berkeadilan.

“Keempat, FPI menghimbau kepada seluruh komponen bangsa dan seluruh masyarakat Indonesia untuk memelihara persaudaraan dengan menolak radikalisme dan gerakan-gerakan intoleran yang berkembang di media sosial saat ini,” ujar Ketua Tanfidzi Front Pembela Islam (FPI) Sulsel, Habieb Muhsin Alhabsyie bin Ja’far dalam pembacaan pernyataan sikapnya yang disaksikan oleh Tim Mabes Polri. (*)

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved