Home »

Maros

Mudik Lebaran 2018

Catat! Kendaraan Parkir di Badan Jalan Poros Maros Bakal Ditilang

Kendaraannya akan bikin macet, khususnya di depan toko buah dan roti. Polisi standby 24 jam di daerah rawan macet akibat bus parkir.

Catat! Kendaraan Parkir di Badan Jalan Poros Maros Bakal Ditilang
TRIBUN TIMUR/ANSAR
Personel Satlantas Polres Maros memantau bus atau kendaraan parkir di badan jalan depan toko roti, jalan Poros Maros-Pangkep. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Berbagai upaya yang dilakukan Polres Maros untuk mencegah dan mengurai kemacetan panjang di jalur mudik poros Maros-Pangkep, Selasa (12/6/2018).

Untuk memastikan kenyamanan pemudik, Polres telah menyiapkan jalur alternatif di Marusu, menyebar personel dan CCTV, serta menindak tegas bus atau kendaraan yang parkir di badan jalan.

Kapolres Maros, AKBP Yohanes Richard memerintahkan kepada personelnya untuk langsung menindak tegas bus atau kendaraan lain yang parkir sembarangan atau di badan jalan, dengan cara ditilang.

Jika pengendara tidak ditindak tegas, kendaraannya akan bikin macet, khususnya di depan toko buah dan roti. Polisi standby 24 jam di daerah rawan macet akibat bus parkir.

"Kami akan menindak tegas, jika masih ada kendaraan seperti bus yang parkir sembarangan atau di badan jalan. Hal itu pasti akan mengakibatkan kemacetan jika dibiarkan," katanya.

Dia mengimbau kepada pengendara atau bus supaya berhenti di tempat yang telah disediakan pemilik toko. Jika tidak ada lahan parkir, sebaiknya sopir melanjutkan perjalannya.

Polres melakukan penindakan tegas demi kenyamanan dan keselamatan pemudik. Bus parkir akan menghambat pemudik untuk sampai ke daerah tujuannya.

"Kalau ada bus atau kendaraan yang parkir di badan jalan, pasti akan terjadi kemacetan. Pasti kendaraan lain, akan mengantre menjadi sebaris untuk melewati penyebab macet," katanya.

Polres Maros akan terus melakukan pembenahan dan terebosan baru, dengan menggabungkan teknologi dan reaksi cepat anggota Polisi. (*)

Penulis: Ansar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help