Satlantas Polres Enrekang Imbau Pengendara Tak ugal-ugalan di Jalan

Lakalantas yang melibatkan sebuah mobil pick up dan sepeda motor itu karena kelalaian dari pengendara.

Satlantas Polres Enrekang Imbau Pengendara Tak ugal-ugalan di Jalan
m aziz albar/tribunenrekang.com
Kasat Lantas Polres Enrekang, AKP I Made Untung. 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Kepolisian Resort (Polres) Enrekang telah lima hari melaksanakan Operasi Ketupat 2018.

Dalam lima hari pelaksanaan operasi tersebut, sudah ada satu kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) yang menelan satu korban jiwa.

Lakalantas tersebut terjadi di Dusun Kotu, Desa Bambapuang, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, Jumat lalu.

"Dalam lima hari operasi ketupat sudah ada Lakalantas yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di Anggeraja," kata Kasat Lantas Polres Enrekang, AKP I Made Untung, kepada TribunEnrekang.com, Senin (11/6/2018).

Baca: Ini Dia Lokasi Pos Pengamanan Operasi Ketupat 2018 di Toraja Utara

Baca: 18 Hari Gelar Operasi Ketupat, Polres Sidrap Terjunkan Personel Sebanyak Ini

Ia menjelaskan, lakalantas yang melibatkan sebuah mobil pick up dan sepeda motor itu, disebabkan adanya kelalaian dari pengendara.

"Iya penyebabnya karena kelalaian dari pengendara, karena mengemudi terlalu kencang sehingga tak bisa mengontrol kendaraannya," ujar I Made.

Olehnya itu, ia mengimbau pengendara khususnya pemudik untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara.

Serta beristirahat jika lelah dan tidak menggunakan ponsel dan ugal-ugalan saat mengemudi.

Operasi Ketupat 2018 bakal berlangsung selama 18 hari, dimulai dari 7-24 Juni mendatang.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help