Pilgub Sulsel 2018

Raja Gowa Andi Maddusila Berpulang, Nurdin Abdullah Berduka

Prof Nurdin Abdullah tidak mampu menahan air mata ketika berdoa di depan Jenazah Raja Gowa Andi Madusila Kr Ijo.

Raja Gowa Andi Maddusila Berpulang, Nurdin Abdullah Berduka
saldy/tribuntimur.com
Calon Gubernur Sulsel Nomor Urut 3, HM Nurdin Abdullah, terpaksa harus meninggalkan lokasi kampanyenya, mendengar Raja Gowa Andi Maddusila Karaeng Ijo Wafat. 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM - Calon Gubernur Sulsel Nomor Urut 3, HM Nurdin Abdullah, terpaksa harus meninggalkan lokasi kampanyenya, mendengar Raja Gowa Andi Maddusila Karaeng Ijo Wafat.

Prof HM Nurdin Abdullah datang langsung dari Palopo, Senin 11 Juni 2018, dan langsung ke Balla Lompoa, tempat Jenazah Andi Madusila Karaeng Ijo disemayamkan.

Prof HM Nurdin Abdullah yang juga Raja Bantaeng terikat dalam hubungan kekerabatan yang diikat dalam satu organisasi dengan Andi Madusila, Ikatakan Cedikiawan Keraton Nusantara (ICKN).

Baca: Sambangi Rumah Duka Raja Gowa Andi Maddusila, Begini Cerita Sudirman Sulaiman

Hubungan kekerabatan antara dua tokoh ini, Prof HM Nurdin Abdullah dan Andi Madusila telah berlangsung lama sehingga Prof Nurdin sangat kehilangan sosok raja Kharismatik Gowa tersebut.

Prof Nurdin Abdullah tidak mampu menahan air mata ketika berdoa di depan Jenazah Raja Gowa Andi Madusila Kr Ijo.

Keduanya sama-sama dalam ikatakan kekerajaan. Andi Madusila dinobatkan menjadi Raja Gowa. Sedangkan Prof HM Nurdin Abdullah adalah Raja Bantaeng.(*)

Penulis: Saldy
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help