Home »

Gowa

Mukhtar Tompo: Kepergian Andi Maddusila Buktikan Kerajaan Gowa Masih Eksis

Andi Maddusila adalah sosok yang keras dan tegas dalam memperjuangkan eksistensi sejarah kerajaan Gowa.

Mukhtar Tompo: Kepergian Andi Maddusila Buktikan Kerajaan Gowa Masih Eksis
HANDOVER
Anggota DPR RI, Mukhtar Tompo menghadiri prosesi penguburan Raja Gowa ke-37 Andi Maddusila

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Anggota DPR RI, Mukhtar Tompo menyatakan belasungkawa atas  meninggalnya Andi Maddusila Andi Idjo Dg Mannyonri Karaeng Katangka Sultan Alauddin 2, Raja Gowa ke 37, Minggu (10/6/2018) sore.

Dalam pandangan Mukhtar, Andi Maddusila adalah sosok yang keras dan tegas dalam memperjuangkan eksistensi sejarah kerajaan Gowa.

"Andi Maddusila sosok yang sangat santun. Beliau adalah sosok bangsawan hukum dan nasionalisme. Beliau dicintai oleh rakyat, diakui oleh nusantara namun tidak primordial.

"Bagi saya, perjuangan politik beliau bukan karena faktor kekuasaan. Tapi sebuah upaya yang dilakukan untuk mengawal visi kerajaan sebagai warisan sejarah yang harus terus diperkuat dan didukung oleh pemerintah," kata Mukhtar via rilis ke Tribun.

Baca: Andi Maddusila Wafat, Singgasana Raja Gowa ke-37 Diduduki Andi Kumala Idjo

Sosok Maddusila, kata Mukhtar, adalah sosok pewaris karakter raja-raja Gowa terdahulu.

Betapa tidak, nyaris separuh perjalanan hidup Andi Maddusila didedikasikan untuk memperjuangkan harkat dan martabat Kerajaan Gowa.

“Meski hingga ajal menjemput beliau, perjuangannya belum menunjukkan hasil maksimal sebagaimana yang diharapkan. Namun justru kepergiannya, menunjukkan bahwa beliau memang Raja sebuah Kerajaan Besar yang masih eksis hingga saat ini,” kata Mukhtar.

Mukhtar mengatakan, hak jasad Andi Maddusila disemayamkan di Balla Lompoa.

"Kematian Andi Maddusila membuktikan bahwa dirinya masih mendapatkan pengakuan sebagai Raja Gowa, di hadapan publik," katanya.(*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help