Pilgub Sulsel 2018

Kampanye di Danau Tempe Wajo, Ini Janji Nurdin Abdullah

Rombongan HM Nurdin Abdullah diantar menggunakan sampan memasuki lorong-lorong celah rumah warga yang terendam air.

Kampanye di Danau Tempe Wajo, Ini Janji Nurdin Abdullah
handover
Calon Gubernur Sulsel Nomor Urut 3, HM Nurdin Abdullah, menelusuri pesisir Danau Tempe, Kabupaten Wajo. 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

 TRIBUN-TIMUR.COM - Calon Gubernur Sulsel Nomor Urut 3, HM Nurdin Abdullah, menelusuri pesisir Danau Tempe, Kabupaten Wajo.

Rombongan HM Nurdin Abdullah diantar menggunakan sampan, atau katinting istilah nelayan setempat, memasuki lorong-lorong celah rumah warga yang terendam air.

Warga di Kelurahan Salome Dalam dan beberapa kelurahan dan desa sekitarnya menyampaikan harapan mereka kepada Calon Gubernur Sulel Prof HM Nurdin Abdullah.

Menurut mereka, sudah terbiasa hidup terendam banjir.

Baca: VIDEO: Nurdin Abdullah Sambangi Pusat Jajanan Buka Puasa di Wajo

Banjir dengan kedalaman sekitar satu meter menurut mereka masih mending. "Biasa tinggi lagi," jelas Udin, Wajo Senin (11/6/18).

Mereka menaruh haran besar kepada Prof Nurdin Abdullah yang diketahui sukses mengatasi banjir di Bantaeng di awal menjadi bupati 2009.

"Sudah bertahun-tahun kami mengalami kehidupan seperti ini (terendam banjir). Kami dengar Bantaeng juga dulu selalu banjir. Tolong bagaimana banjir di daerah kami bisa diatasi," jelas seorang ibu rumah tangga.

Bupati Bantaeng dua periode yang sukses mengatasi banjir di Bantaeng mengatakan, kalau terpilih jadi Gubernur Sulsel akan mengatasi banjir di daerah pesisir Danau Tempe ini.

Baca: Siap Menangkan Prof Andalan, Setgab Takalar Konsolidasi Bersama 351 Saksi dan 100 Kordes

"Saya sudah pengalaman atasi banjir di Bantaeng. Insya Allah jadi dulu gubernur baru saya kerja," jelas Prof Nurdin Abdullah.

Prof Nurdin Abdullah mengatakan, dilihat dari atas (pakai helikopter) ada tiga sungai yang mengalir ke Danau Tempe dan ada satu sungai yang mengalir keluar dari danau danau.

Alur air yang masuk ke Danau Tempe inilah, katanya, yang akan diatur dengan cara membuat bendungan.

"Kalau aliran air ini diatur, bisa dimanfaatkan untuk lahan pertanian. Supaya tidak menjadi bencana," ucapnya disambut tepuk tangan meriah warga yang hadir.(*)

Penulis: Saldy
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help