Irfan AB Bareng Siswa Gelar Dialog Demografi dan Bukber

Dialog yang membahas kesiapan anak muda guna menyambut bonus demografi tersebut, menghadirkan delapan narasumber

Irfan AB Bareng Siswa Gelar Dialog Demografi dan Bukber
ANSAR/TRIBUNMAROS.COM
Ratusan siswa dari berbagai SMA Maros mengikuti dialog sekaligus buka puasa bersama dengan anggota DPRD Provinsi Sulsel Irfan AB di aula Masjid Al-Markaz Maros, Senin (11/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Ratusan siswa dari berbagai SMA mengikuti dialog sekaligus buka puasa bersama dengan anggota DPRD Provinsi Sulsel Irfan AB di aula Masjid Al-Markaz Maros, Senin (11/6/2018).

Dialog yang membahas kesiapan anak muda guna menyambut bonus demografi tersebut, menghadirkan delapan narasumber berlatar belakang organisasi, di antaranya Karang Taruna, HPPMI dan komunitas Maros Film Action (Mafia).

Anggota DPRD Sulsel, Irfan AB mengatakan, kemajuan bangsa dan negara, khususnya Maros 10 tahun ke depan, tergantung oleh kualitas anak muda saat ini.

Olehnya, pelaku bonus demografi harus mempersiapkan diri mulai dari sekarang.

Baca: Irfan AB Sahur Bareng di Studio Maros FM

"Bangsa dan negara ini di tahun 2020 hingga 2030 mendatang, tergantung ditangan anda semua. Jika tidak bersiap menyambut bonus demografi ini, saya yakin makan hancurlah negara ini," kata Irfan AB.

Irfan menjelaskan, tantangan terberat dalam era demografi adalah arus informasi yang begitu cepat melalui media sosial.

Kekeliruan mencerna infromasi, akan berdampak pada kehancuran sebuah generasi. Olehnya, pengetahuan dan pemahaman menjadi dasar utama menyaring informasi.

"Bagi para pelaku demografi, serbuan arus informasi menjadi tantangan yang paling penting. Informasi ini seperti dua mata pisau, kalau dimanfaatkan untuk hal yang positif, maka yakin akan baik. Tapi kalau tidak bisa dicerna, bisa membahayakan," katanya.(*)

Penulis: Ansar
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved