Sumarsono Tantang HIPMI Buat Kampung Binaan

Ia memberi tantangan kepada kepada pengurus Badan Pengurus Daerah (BPD) Hipmi Sulsel untuk membuat kampung binaan.

Sumarsono Tantang HIPMI Buat Kampung Binaan
abdiwan/tribuntimur.com
Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) memperingati Hari Ulang Tahunnya (HUT) yang ke-46. Dalam gelaran puncak tersebut Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono, dijamu khusus dengan menu buka puasa di Sandeq Ballroom, Hotel Grand Clarion Makassar, Minggu (10/6/2018). Acara ini dirangkaikan dengan acara-acara yang sebelumnya telah dilangsungkan, yaitu melakukan tolk show pengusaha berpengalaman untuk membimbing kader HIPMI. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pejabat (Pj) Gubernur Sulsel Sumarsono hadir di bukber dan silaturahmi puncak rangkaian hari lahir Himpunan Pengusaha Muda (Hipmi) ke-46 di Grand Clarion Hotel Jl AP Pettarani Makassar, Minggu (10/6/2018).

Dalam sambutannya, ia memberi tantangan kepada kepada pengurus Badan Pengurus Daerah (BPD) Hipmi Sulsel untuk membuat kampung binaan.

"Saya pikir Hipmi harus punya karya rill yang langsung dirasakan masyarakat. Seperti buat kampung binaan. Kampung ini di beri pelatihan, pemodalan, hingga pengawasan untuk menjadi kampung wirausaha," kata Soni sapaanya.

Baca: Beginilah Jika Sumarsono Kecewa Berat ke Wali Kota DP, 5 Pejabat Ini Harus Kerja Meski PNS Libur

Usaha bisa kuliner, fashion, hingga kerajinan tangan. "Tentunya hasil produksi punya ciri khas Sulsel sendiri," katanya.

Ketua BPD Himpi Sulsel, Herman Heizer menyambut baik hal tersebut.

Apa yang dikatakan Pj Gubernur merupakan ide brilian.

"Selama ini kita buat program bagaimana pengusaha bisa bertambah. Namun tidak intensif," ujar Herman sapaanya.

Nah, di kampung binaan ini tentunya tidak sekadar pemberian materi saja, tapi juga modal, follow up materi, pengawasan, hingga bantu penjualan.

Baca: Salat Tarawih di Masjid Tua Katangka, Sumarsono Mengaku Percaya Diri

"Dalam dekat ini kita akan rapatkan usulan dari Pj Gubernur tersebut. Setelah rapat dan membentuk tim dan sistemnya bari kita kembalikan ke Pak Sumarsono," katanya.

Terkait lokasi, ia pun masih akan merapatkan dengan pengurus lainnya.

"Kalau tempat yah besar kemungkinan dekat-dekat Makassar. Bisa jadi Maros atau Gowa. Kita lihat saja nanti," ujarnya.(Aly)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help