Jelang Lebaran, Baznas Enrekang Santuni 1.709 Mustahik

Para Komisioner dan staf Baznas Enrekang berbagi tugas mendampingi pendistribusian di tiap kecamatan.

Jelang Lebaran, Baznas Enrekang Santuni 1.709 Mustahik
m azis albar/tribunenrekang.com
Tim Dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Enrekang terus bergerilya memberikan bantuan kepada para golongan fakir atau mustahik.

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Selama sepekan terakhir Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Enrekang terus bergerilya memberikan bantuan kepada para golongan fakir atau mustahik.

Total mereka menyalurkan bantuan senilai Rp 710,55 juta kepada 1709 orang mustahik yang tersebar di 12 Kecamatan yang ada di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.

Bantuan tersebut terdiri dari Santunan Langsung Tunai (SLT) sebesar Rp 577,35 juta untuk 1283 orang golongan fakir. Kemudian Rp 27,5 juta untuk 275 anak yatim piatu serta Rp 105,7 juta untuk 151 Muallaf.

Dalam penyerahan bantuan itu, para Komisioner dan staf Baznas Enrekang berbagi tugas mendampingi pendistribusian di tiap kecamatan.

Menurut Komisioner Baznas Enrekang, Baharuddin, bantuan SLT yang diberikan kepada golongan fakir merupakan paket tunai Rp 450 ribu per orang seperti jompo, cacat, dan sakit menahun.

Baca: Baznas Mamuju Salurkan Zakat Fitrah untuk 2 Ribu Lebih Kaum Dhuafa

Baca: Baznas Enrekang Minta Setiap Masjid Laporkan Pengelolaan Zakat Fitrah

Golongan Fakir adalah orang yang sama sekali tidak punya penghasilan dan hidupnya menunggu belas kasih orang lain alias tidak produktif lagi.

Tipe orang seperti ini, banyak dijumpai di tengah masyarakat Enrekang, terdiri dari orang tua jompo, cacat permanen, dan sakit menahun.

“Kami jamin data calon penerima adalah benar-benar layak menerima bantuan sesuai standar yang di sepakati, karena validasi data melibatkan masyarakat,” kata Baharuddin kepada TribunEnrekang.com, Minggu (10/6/2018).

Ia menjelaskan, jika ada data yang ditemukan tidak valid, maka pihaknya akan pending bantuannya.

“Kami pastikan tidak ada unsur politik dan tendensi lain kecuali ingin menolong sesama yang membutuhkan. Apalagi kami ini Amil zakat, dipertanggungjawabkan dunia akhirat,” ujar Mahasiswa semester Akhir Pascasarjana Unismuh makassar ini.

Ia pun berharap, bantuan yang diberikan ini meringankan beban belanja dibulan suci Ramadan dan Idulfitri bagi para penerimanya.

Teknis pemberian bantuan dengan menghadirkan para penerima terdekat di ibukota kecamatan.

Selebihnya mendatangi langsung rumah-rumah mustahik di daerah pelosok, oleh tim Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan Baznas.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help