Status Hukum Juru Bicara DIAmi Ditentukan Usai Lebaran

Kepala Subdit Fismondev Ditreskrimsus Polda Kompol Wirdanto Hadichaksono mengatakan, soal laporan Hate Speech Maqbul

Status Hukum Juru Bicara DIAmi Ditentukan Usai Lebaran
HANDOVER
Maqbul Halim

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Status Juru Bicara (Jubir) mantan calon Walikota Makassar, Maqbul Halim akan segera ditentukan tim Polda Sulsel.

Penentuan status Maqbul, dari terlapor yang kini menjadi saksi dalam laporan dugaan kasus Hate Speech atau ujaran kebencian, akan segera diputuskan.

Kepala Subdit Fismondev Ditreskrimsus Polda Kompol Wirdanto Hadichaksono mengatakan, soal laporan Hate Speech Maqbul, akan digelar setelah lebaran.

"Nanti dululah setelah Lebaran, baru kita lihat hasil gelar perkara kasus ini dengan Polrestabes Makassar," kata Wirdanto saat dikonfirmasi, Jumat (8/6/2018).

Sebelumnya, penyidik Subdit Fismondev Ditreskrimsus Polda Sulsel mengambil alih kasus ujaran kebencian Maqbul ini dari penyidik Polrestabes Makassar.

Dugaan kasus pidana Hate Speech ini ditangani oleh tim Satuan Reskrim di Polrestabes Makassar. Tapi sejak, Kamis (24/5) kasusnya dikirim ke Polda Sulsel.

"Jadi perkembangan kasus ini nanti ditunggu saja setelah lebaran, karena kita juga masih gelar perkaran dengan polrestabes," ujar Kompol Widrdanto.

Jubir mantan calon Walikota Makassar, Danny Pomanto-Indira Mulyasari (Diami) Maqbul dinilai, bisa saja terjerat hukum usai diduga lakukan ujaran kebencian.
Sebelumnya juga, Kabid Humas Polda Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, Ditreskrimsus agendakan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan terlapornya.

"Ini masih diproses penyidik unit Cyber Polda, jadi kita memerlukan alat bukti yang kuat. Jangan sampai sudah ada tersangka bukti tidak ada," katanya.

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved