Home »

Maros

Jalan Layang Camba Hilangkan Delapan Tikungan Tajam Poros Maros-Bone

Pemrov Sulsel akan kembali melanjutkan proyek elevated road untuk segmen kedua di lintasan jalan poros Maros - Bone, Camba.

Jalan Layang Camba Hilangkan Delapan Tikungan Tajam Poros Maros-Bone
ansar
Kepala Balai BPJN XIII Makassar, Miftahul Munir bersama Kadis Perhubungan Maros, Rahmat Burhanuddin membuka rambu larangan melintas di elevated. Pemindahan rambu menjadi tanda difungsikannya elevated. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Kepala Balai BPJN XIII Makassar, Miftahul Munir berharap elevated road di jalan Poros Maros- Bone, Desa Samangki, Simbang, dapat mengurangi kemacetan dan kecelakan di jalan Poros Maros-Bone, Jumat (8/6/2018).

Selain itu, Miftahul juga berharap, pengendara akan merasa nyaman saat melintas di poros Maros-Bone, khususnya di sepanjang elevated.

Pasca dibangunnya elevated road, pengendara tidak akan melintasi delapan tikungan tajam lagi. Hal tersebut juga mengurangi jarak tempuh pengendara.

"Disegmen ini, ada delaan tikungan tajam yang dihilangkan. Jadi jalan di tikugan sudah lurus. Jadi kecepatan rata-rata, otomatis mengikuti standar," katanya.

Hal itu dikatakannya saat membuka elevated untuk digunakan mudik dan balik lebaran.

Kondisi elevated road Poros Maros- Bone, Desa Samangki, sudah rampung. Untuk sementara, elevated belum fungsikan selamanya, karena prores pengaspalan belum selesai.

Koordinator Lapangan PUPR, Syamsu Alam mengatakan, jika dibandingkan dengan kondisi medan yang ada saat ini, elevated bisa mengurangi jarak tempuh hingga 700 meter untuk pengendara.

"Elevated dibangun dengan tujuan untuk mengurangi kelandaian dan berkelok-keloknya. Jalan ini sudah bisa mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas," katanya..

Rencananya, Pemrov Sulsel akan kembali melanjutkan proyek elevated road untuk segmen kedua di lintasan jalan poros Maros - Bone, Camba.

Proyek kedua tersebut mulai dikerjakan sejak tahun lalu. Bentuk elevated road Camba, akan sama dengan jembatan kelok 9 di Sumatera.(*)

Penulis: Ansar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help