Idul Fitri Jatuh pada Hari Jumat, Bolehkah Tidak Jumatan? ini Pendapat Ulama

Hari raya Idul Fitri 1439 Hijriyah tahun 2018 diperkirakan jatuh pada Jumat (15/6/2018).

Idul Fitri Jatuh pada Hari Jumat, Bolehkah Tidak Jumatan? ini Pendapat Ulama
Shalat Ied 

TRIBUN-TIMUR.COM - Hari raya Idul Fitri 1439 Hijriyah tahun 2018 dijadwalkan jatuh pada Jumat (15/6/2018).

Jika demikian, Apakah shalat jumatnya bisa gugur?

Menurut Pimpinan Pesantren Darush Sholihin Yogyakarta, Muh Abduh Tuasikal, untuk masalah ini para ulama memiliki dua pendapat.

Pendapat Pertama:

Orang yang melaksanakan shalat ‘ied tetap wajib melaksanakan shalat Jum’at.

Inilah pendapat kebanyakan pakar fikih. Akan tetapi ulama Syafi’iyah menggugurkan kewajiban ini bagi orang yang nomaden (al bawadiy). Dalil dari pendapat ini adalah:

Pertama: Keumuman firman Allah Ta’ala,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ

“Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli.” (QS. Al Jumu’ah: 9)

Kedua: Dalil yang menunjukkan wajibnya shalat Jum’at. Di antara sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

Halaman
1234
Editor: Ilham Arsyam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved