Bank Muamalat Cabang Mamuju Santuni 200 Kaum Dhuafa

Bank Muamalat Cabang Mamuju, Sulawesi Barat, menyalurkan santunan kepada kaum dhuafa di d'Maleo Hotel Mamuju

Bank Muamalat Cabang Mamuju Santuni 200 Kaum Dhuafa
HANDOVER
Bank Muamalat Cabang Mamuju, Sulawesi Barat, menyalurkan santunan kepada kaum dhuafa di d'Maleo Hotel Mamuju, Jl. Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Kamis (7/6/2018) malam. 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Bank Muamalat Cabang Mamuju, Sulawesi Barat, menyalurkan santunan kepada kaum dhuafa di d'Maleo Hotel Mamuju, Jl. Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Kamis (7/6/2018) malam.

Penyaluran yang melibatkan melibatkan lembaga amil daerah dan Kanwil Agama Sulbar dalam rangka memperluas efek pemberdayaan masyarakat, dihadiri Wakil Gubernur Sulbar, Enny Angraeny Anwar.

Pimpinan Cabang Bank Muamalat Cabang Mamuju Muhammad Asrul mengatakan, ini merupakan program tahunan Bank Muamalat yang dilaksanakan di seluruh cabang di Indonesia.

"Bantuan bagi kaum dhuafa telah disiapkan kurang lebih 200 paket bagi masyarakat, khusus di Kabupaten Mamuju,"kata Muhammad Asrul dalam rilis yang diterima TribunSulbar.com, Jumat (8/6/2018).

Dikatakan, zakat tersebut bersumber dari dana nasabah yang telah bertransaksi di Bank Muamalat yang telah diatur oleh sistem pengelolaan yang disisipkan sekian persen infak, zakat dan sedekahnya.

Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Enny Angraeny Anwar yang hadir dalam kegiatan itu, berharap Bank Muamalat dapat menjadi pelopor perusahaan-perusahaan lainnya untuk bersama pemerintah bersinergi membantu masyarakat yang kurang mampu, utamanya dalam menghadapi hari raya.

"Kegiatan ini penting dilakukan, karena keterlibatan pelaku usaha dalam pemberdayaan masyarakat justru tidak boleh terpisahkan, bahkan harus terus dipererat guna ikut memacu pertumbuhan ekonomi daerah secara simultan dan berkesinambungan,"kata Enny.

Enny menambahkan, hal itu juga sudah menjadi kewajiban bagi setiap badan usaha untuk menyalurkan sebagian dari hasil keuntungan perusahaan sebagai bagian dari tanggungjawab sosial bagi masyarakat sekitar yang telah diatur di dalam peraturan perundangan.

"Ini juga diharapkan sedikit banyak ikut membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat kecil yang belum seluruhnya mendapat perhatian pemerintah,"ujarnya.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved