Home »

Barru

Ingat! Segini Besaran Zakat Fitrah di Barru

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Baznas Barru, Amrullah Mamma, saat ditemui di kantor Baznas Barru, Jl Sultan Hasanuddin, Kecamatan Barru

Ingat! Segini Besaran Zakat Fitrah di Barru
akbar/tribunbarru.com
Wakil Ketua Baznas Barru, Amrullah Mamma. 

Laporan Wartawan TribunBarru.com, Akbar HS

TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Jumlah takaran zakat fitrah Ramadan 1439 H di Kabupaten Barru sebesar empat liter.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Baznas Barru, Amrullah Mamma, saat ditemui di kantor Baznas Barru, Jl Sultan Hasanuddin, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Kamis (7/6/2018).

"Untuk besaran zakat fitrah perjiwa di Barru yakni empat liter beras. Itu sesuai petunjuk surat yang kami terima dari Kemenag Barru," kata Amrullah kepada TribunBarru.com.

Adapun beras yang bisa dizakatkan setiap orang, kata Amrullah, ada enam jenis.

Antara lain, beras 42 dengan harga Rp 10 ribu perliter, kristal Rp 8.500, beras kepala Rp 8.500, beras 46 Rp 8 ribu, santana Rp 8 ribu, dan beras citadana dengan harga Rp 7 ribu perliter.

"Dari enam beras yang ada itu. Umumnya dikonsumsi masyarakat adalah beras 42 dengan harga Rp 10 ribu perliter," ujarnya.

Untuk mengeluarkan zakat fitrah, lanjut Amrullah, tiap jiwa bisa berzakat berupa uang.

"Caranya sisa dikalikan empat liter dengan harga beras yang kita konsumsi. Contohnya kalau kita ingin keluarkan zakat fitrah jenis beras 42 empat liter, sisa dikalikan Rp 10 ribu, jadi total uang yang harus dikeluarkan sebanyak Rp 40 ribu," jelas Amrullah.

Zakat fitrah tersebut bisa disetor di masing-masing masjid yang ada di kecamatan, desa dan kelurahan yang ada di Barru.

"Jadi masing-masing warga bisa berzakat di masjid area tempat tinggalnya, nanti pihak pengurus masjid pula lah yang akan menyalurkan zakat itu ke orang yang berhak menerima zakat," ucap Amrullah.

Sementara pihak Baznas, lanjut Amrullah, sisa akan menampung data zakat fitrah yang masuk di tiap wilayah untuk dijadikan sebagai pelaporan.

"Batas waktu berzakat fitrah ini sampai hari lebaran sebelum khatib naik mimbar," tuturnya.

Penulis: Akbar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help