PSM Makassar

PSM Makassar - Nasib Bruce Djite di Ujung Tanduk, Robert Belum Komunikasi dengan Appi

Setelah performanya tidak kunjung meningkat. Ia kerap kali didera cedera hingga membuat penampilannya bersama PSM tak pernah maksimal.

PSM Makassar - Nasib Bruce Djite di Ujung Tanduk, Robert Belum Komunikasi dengan Appi
tribun timur/muhammad abdiwan
Striker PSM asal Australia Bruce Jose Jite saat mengikuti sesi latihan di Stadion Mattoanging, Makassar, Januari 2018 lalu. Bruce Djite kembali turun tampil setelah lama cedera 

Laporan wartawan Tribun timur Ilham Mulyawan

TRIBUN-TIMUR.COM MAKASSAR -- Nasib striker Bruce Djite kini diujung tanduk, setelah performanya tidak kunjung meningkat.

Sebaliknya ia kerap kali didera cedera hingga membuat penampilannya bersama PSM tak pernah maksimal.

Pemain berpaspor Australia ini kemudian digadang-gadang bakal dicoret usai putaran pertama nanti.

Pelatih Robert Rene Alberts bahkan pernah mengungkapkan bahwa ia berencana mencari striker baru bulan Juli mendatang.

Namun ia masih harus membicarakannya denngan Chief Executive Officer PT PSM, Munafri Arifuddin. Sayangnya hal itu belum terealisasi hingga kini.

"Belum, saya belum berbicara dengan pak Munafri,"ujar Robert saat ditemui di Stadion Mattoanging, Rabu (6/6/2018).

Ia pun enggan berkomentar bsoal spekulasi sosok pemain yang cocok menggantikan Bruce di lini depan Laskar Pinisi.

Belakangan, muncul dua nama yang digaungkan oleh sejumlah pendukung PSM. Mereka adalah Pavel Purishkin dan Ilija Spasojevic.

Keduanya merupakan mantan pemain PSM. Pavel adalah striker PSM di putaran kedua Liga 1 2017 lalu.

Sedangkan Spaso menjadi andalan tim mulai musim kompetisi 2011-2013, pada masa kompetisi Indonesian Primer League (IPL).

Ada pro dan kontra dengan dua nama itu. Koordinator Komunitas VIP Selatan Erwinsyah menilai kedua pemain ini punya plus minusnya sendiri.

Spaso disebutnya belakangan sudah mulai menurun performanya.

"Saya justru lebih suka tipikal atriker petarung seperti Aldo Barreto atau Luiz Ricardo. Mereka juga bisa memanfaatkan peluang sekecil apapun itu, karena gelandang kita bagus, sayap kita juga bagus. Ada Saldy, Arsyad, Rahmat dan Zulham sebagai penyuplai bola," ungkapnya.

"Atau lebih baik orbitkan saja striker lokal muda. Kasih jam terbang, lebih banyak menit bermain. Apalagi Indonesia krisis striker lokal saat ini,"tutupnya. (*)

Penulis: Ilham Mulyawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help