Kajati Sulselbar Tinjau Progres Rel Kereta Api di Barru

Pengerjaan proges RKA dari Barru menuju Palanro yang berjarak sekitar 27 Kilomter, kini sudah mencapai 80 persen.

Kajati Sulselbar Tinjau Progres Rel Kereta Api di Barru
HANDOVER
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Sulawesi Barat (Sulselbar), Tharmizi meninjau progres mega proyek Rel Kereta Api di Desa Pancana, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Rabu (6/6/2018). 

Laporan Wartawan TribunBarru.com, Akbar HS

TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Sulawesi Barat (Sulselbar), Tharmizi meninjau progres mega proyek Rel Kereta Api di Desa Pancana, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Rabu (6/6/2018).

Kujungan Kajati di lokasi pembangunan RKA tersebut dalam rangka pengawalan oleh Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejati Sulselbar.

Pada kunjungan tersebut, Tharmizi didampingi Bupati Barru Suardi Saleh dan Kajari Barru, Paian Tumanggor.

"Kajati tadi langsung melakukan monitoring pada pengerjaan mega proyek rel Kereta Api di Pancana, kunjungannya dalam hal ini sebagai pengawalan TP4D Kejati Sulsel," kata Kasi Intelijen Kejari Barru, Erwin kepada TribunBarru.com.

Erwin menyebutkan, Kajati Sulsel, Tharmizi menyampaikan harapan pada pengerjaan proyek ini agar dapat selesai tepat waktu.

"Tadi pak Kajati sempat menyampaikan agar kiranya proyek strategis nasional ini bisa selesai tepat waktu dan tepat mutu, serta pihak Satker diminta untuk terus berkoordinasi dengan Pemerintah Barru dengan TP4D Kejati Sulsel apabila ada hal-hal yang menjadi kendala," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Barru Suardi Saleh mengatakan pengerjaan proges RKA dari Barru menuju Palanro yang berjarak sekitar 27 Kilomter, kini sudah mencapai 80 persen.

"Alhamdulillah proyek RKA di Barru hingga ke Palanro sudah capai sekitar 80 persen," ucap Suardi.

Sementara untuk progres RKA dari jalan poros Barru menuju ke Pelabuhan Garongkong, kata Suardi, saat ini masih dalam proses pembebasan lahan.

"Keselurah anggaran yang disiapkan pemerintah sebesar 1,4 Triliun. Itu semua sudah masuk bangunan RKA sepanjang 27 Kilometer ke Palanro, ditambah RKA menuju pelabuhan Garongkong sekitar 4,7 Kilometer," jelasnya. (*)

Penulis: Akbar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help