CITIZEN REPORTER

Pembimas Buddha Kemenag Sulsel Gelar Seleksi Sippa Dhamma Samajja

Para juara akan mewakili Sulsel dalam SDS Tingkat Nasional di Jakarta pada bulan Oktober 2018

Pembimas Buddha  Kemenag Sulsel Gelar Seleksi Sippa Dhamma Samajja
CITIZEN REPORTER
Foto bersama Ketua Umum LPTG Sulsel (kiri), Plt. Kakanwil Kementerian Agama Sulsel (tengah) dan Pembimas Buddha Sulsel (kanan) pada Pembukaan Seleksi Sippa Dhamma Samajja Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018. (Yohannes Yap) 

Citizen Reporter, Miguel Dharmadjie, S.T., CPS® Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tripitaka Gatha (LPTG) Sulawesi Selatan

Guna meningkatkan keyakinan melalui pemahaman, penghayatan dan pengamalan Buddha Dhamma, kualitas mental dan spiritual, menumbuhkembangkan bakat, minat, dan keterampilan serta solidaritas dan kepedulian sosial dari siswa-siswi Sekolah Minggu Buddha (SMB) se-Sulawesi Selatan, Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Kementerian Agama Prov. Sulsel mengadakan kegiatan Seleksi Sippa Dhamma Samajja Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018 bertema “Melalui Sippa Dhamma Samajja Kita Tingkatkan Keterampilan, Kreativitas dan Solidaritas Siswa/i Buddhis” yang berlangsung di Hotel Trisula, Makassar pada Kamis s/d Sabtu (31 Mei s/d 02 Juni '18).

Sippa Dhamma Samajja (SDS) merupakan suatu kegiatan berkumpul untuk menunjukkan keterampilan tentang agama Buddha, seperti : Dhamma Gita (nyanyi solo lagu rohani Buddha), Dhamma Vijja (cerdas cermat), Dhamma Vikata (membuat cerita bergambar) dan Dhammapada (menghafalkan syair Dhammapada) yang diperlombakan untuk Tingkat SD, SMP dan SMA. Khusus untuk Tingkat SD diadakan pula Mewarnai Gambar Buddha.

Pembukaan dilakukan oleh Plt. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Prov. Sulsel Drs. H. Iskandar Fellang, M. Pd. di ruang Towuti. Hadir dalam acara pembukaan, antara lain : Pembimas Buddha Sulsel Drs. I Ketut Sukanata, S.Ag., M.Si. selaku penanggungjawab kegiatan, Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tripitaka Gatha  (LPTG) Sulsel Miguel Dharmadjie, S.T., CPS®, Ketua Pengurus Daerah Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia (PD Magabudhi) Sulsel PMy. Hemajayo Thio, Sekretaris Wali Umat Buddha Indonesia (Walubi) Sulsel Nelly Suciadi dan Dewan Juri.

Serta official dan 95 orang peserta SDS dari sembilan SMB yang berasal dari Bone dan Makassar, yaitu : SMB Vihara Dhamma Palakka Bone, SMB Vihara Buddha Maitreya, SMB Vihara Cakrawala Dharma Indonesia – Mappaodang, SMB Vihara Dharma Agung, SMB Vihara Dharma Sakti, SMB Vihara Jinaraja Sasana, SMB Vihara Ratna Maitreya, SMB Vihara Sasanadipa dan SMB Vihara Satya Dharma.  

Kakanwil dalam sambutan dan arahannya mengatakan, seleksi Sippa Dhamma Samajja (SDS) merupakan keberagaman yang diakomodir oleh Kementerian Agama; dimana Kementerian Agama bukan hanya untuk satu agama tetapi mencakup enam agama resmi di Indonesia.

Lomba SDS bukan hanya untuk menjadi pemenang dengan mengalahkan orang lain. Tapi yang terpenting adalah bagaimana dapat mengalahkan diri sendiri.

Lebih lanjut Kakanwil menambahkan bahwa beragamnya agama harus dipadukan untuk kemajuan bangsa dan negara.

Perbedaan biarlah menjadi ciri khas dan tidak perlu disamakan. Perbedaan jangan dipertajam, tetapi hendaknya menjadi perekat untuk saling mengenal dan memperkokoh Republik Indonesia.

Kebersamaan akan membuat kita kuat, kokoh dan cerdas dalam berpikir untuk kemajuan bangsa.

Halaman
12
Penulis: CitizenReporter
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help