Komisi C Nilai Pemkab Bulukumba Kekurangan Kepala Dinas Berkualitas

Pasalnya, kata dia, masih banyak perencanaan pembangunan yang telah di tender padahal belum matang.

Komisi C Nilai Pemkab Bulukumba Kekurangan Kepala Dinas Berkualitas
firki/tribunbulukumba.com
Ketua Komisi C DPRD Bulukumba, Andi Pangerang Hakim 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Ketua Komisi C DPRD Bulukumba, Andi Pangerang Hakim, sebut Bulukumba masih kekurangan kepala dinas (kadis) berkualitas yang dapat diandalkan.

Pasalnya, kata dia, masih banyak perencanaan pembangunan yang telah ditender padahal belum matang.

"Dinas tidak tanggap dalam merencanakan, kepala dinas harus andal karena bupati butuh itu," ujarnya, Senin (4/6/2018).

Menurut Andi Pangerang, peran kepala dinas sangatlah penting, karena bupati tidak dapat menjangkau seluruh pelosok Bulukumba.

"Itulah kenapa ada kadis. Maka dari itu, jabatan kadis harus sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan. Sekarang kadis itu kurang tanggap," tambahnya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu memberikan contoh proyek yang perencanaannya belum matang, yakni proyek jembatan muara sungai Bialo.

Proyek yang berada di Kampong Nipa, Kelurahan Bentenge, Kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba itu, terancam ambruk dihantam ombak.

Padahal pembangunan tahap satu proyek tersebut menelan anggaran sebesar Rp10,5 miliar.

"Itu karena perencanaan tidak matang. Seharusnya, dibangun dulu pemecah ombak. Kalau begini sekarang, bisa-bisa itu hanya buang-buang anggaran," tambahnya.

Ia mengaku sangat mengapresiasi pembangunan jembatan tersebut. Bahkan ia menyebut, bahwa jembatan tersebut bakal menjadi ikon Bulukumba, seperti layaknya Masjid Islamic Center Dato Tiro.

DPRD, kata dia, bakal fokus mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jembatan tersebut.

"Saya apresiasi pembangunan jembatan ini. Dan dari dulu saya suarakan, bahwa harus ada pemecah ombak, bahaya kalau tidak ada. Jadi intinya ini persoalan perencanaan. Untuk kedepan, harus dibangun dulu pemecah ombak sebelum lanjut ke yang lainnya," pungkas Andi Pangerang. 

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help