WNI Dilarang Masuk Israel, Ini Kata Direktur Al Jasiyah Travel

Pemerintah Israel mengeluarkan kebijakan yang melarang Warga Negara Indonesia (WNI) melakukan ziarah ke negara tersebut

WNI Dilarang Masuk Israel, Ini Kata Direktur Al Jasiyah Travel
HANDOVER
Direktur Al Jasiyah Travel Service, Nurhayat

Laporan Wartawan Tribun Timur Hasrul

TRIBUN-TIMUR. COM, MAKASSAR -Pemerintah Israel mengeluarkan kebijakan yang melarang Warga Negara Indonesia (WNI) melakukan ziarah ke negara tersebut termasuk di Betlehem.

Kebijakan tersebut mendapat tanggapan beragam dari masyarakat Indonesia khususnya bagi pelaku usaha bisnis travel perjalanan haji dan umrah plus wisata religi.

Dikonfirmasi Tribun, Direktur Al Jasiyah Travel Service, Nurhayat mengatakan, kebijakan tersebut terlalu dipaksakan dan melanggar kedaulatan pemerintah Palestina.

Kota Yerusalem, menjadi ganjalan utama proses perdamaian Israel-Palestina.(Thinkstock)
Kota Yerusalem, menjadi ganjalan utama proses perdamaian Israel-Palestina.(Thinkstock) (Reuters)

Ia pun yakin kebijakan tersebut tidak akan lama karena akan mendapat kecaman dari dunia Internasional.

Sementara terkait bisnis travel ia mengaku dirugikan karena pihaknya sudah menjadwal paket-paket wisata ke Aqso dan harus dibatalkan karena kebijakan tersebut.

"Sementara ini kita tunggu kebijakan baru karena saat ini kita memang fokus garap wisata religi," kata Nurhayat yang juga sekretaris DPD Amphuri Sulampua.(*)

Penulis: Hasrul
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help