Baznas Enrekang Minta Setiap Masjid Laporkan Pengelolaan Zakat Fitrah

hampir seluruh masjid di Kabupaten Enrekang tak melaporkan jumlah zakat fitrah yang dikumpulkan dan disalurkan kepada Baznas Enrekang.

Baznas Enrekang Minta Setiap Masjid Laporkan Pengelolaan Zakat Fitrah
m azis albar/tribunenrekang.com
Komisioner Baznas Enrekang, Ilham Kadir 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG-Setiap tahunnya umat muslim diwajibkan untuk melakukan pembayaran zakat fitrah saat Bulan Ramadan.

Olehnya itu, setiap unit pengumpul zakat di setiap masjid termasuk di Enrekanh melakukan pengumpulan zakat dari para jamaahnya untuk disalurkan ke para mustahik atau penerima zakat.

Namun, terkait berapa total jumlah zakat fitrah yang terkumpul tiap tahunnya di lebih 600 masjid di Kabupaten Enrekang belum diketahui.

Itu lantaran, hampir seluruh masjid di Kabupaten Enrekang tak melaporkan jumlah zakat fitrah yang dikumpulkan dan disalurkan kepada Baznas Enrekang.

Hal itu pun diakui oleh Komisioner Baznas Enrekang, Ilham Kadir. Ia mengakui bahwa selama ini memang belum ada laporan yang dikumpulkan para pengumpul zakat fitrah di masjid kepada Baznas Enrekang.

"Iya beberapa tahun ini, termasuk tahun lalu memang kita belum terima data dari jumlah zakat fitrah yang dikumpulkan oleh para muzaki (pengumpul zakat) di setiap masjid," kata Ilham Kadir kepada TribunEnrekang.com, Minggu (3/6/2018).

Olehnya itu, Ilham mengimbau kepada setiap pengumpul zakat di setiap masjid mulai tahun ini melakukan pelaporan jumlah zakat yang diterima serta penyalurannya kepada Baznas Enrekang.

Hal itu untuk mengetahui jumlah total zakat fitrah yang dikumpulkan oleh setiap masjid dalam Ramadan.

Ilham menjelaskan, memang terkait pengumpulan dan pendistribusian zakat fitrah diserahkan langsung kepada para masjid untuk mengelolahnya.

Hanya saja Ia berharap, zakat fitrah yang dikumpulkan penyalurannya, tak melulu hanya fokus pada daerah sekitar masjid saja.

"Kalau bisa zakat fitrah yang dikumpulkan, jangan disalurkan ke wilayah perkotaan atau daerah yang masyarakatnya sudah sejahtera, tapi sebaiknya disalurkan kepada daerah pinggiran atau desa yang masih banyak warga miskinnya," ujarnya.

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help